Berita

250 CPNS Pemkot Pekalongan Jalani Pemberkasan

Kota Pekalongan – 250 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Pekalongan tahun 2018 menjalani tahap pemberkasan untuk pengajuan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Rabu (16/01/2019).

Mereka berhasil terpilih setelah dinyatakan lulus dari Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) mengalahkan hampir 5000 pelamar yang mendaftar sejak pendaftaran CPNS Kota Pekalongan dibuka September 2018 lalu.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Pekalongan, Budiyanto menuturkan pemberkasan ditargetkan selesai dalam satu hari dan akan memberi kelonggaran waktu 3 hari mendatang untuk perbaikan berkas yang belum lengkap.

“Hari ini tanggal 16 Januari kita, 1 hari ini pemberkasan untuk 250 CPNS yang sudah diterima, kita kasih tempo sampai 3 hari ke depan tanggal 16-18 Januari 2019. Kalau misal pemberkasan itu belum sempurna, kita mintakan yang bersangkutan untuk menyempurnakan, sehingga nanti tanggal 20, berkas itu akan dibawa ke BKN Yogjakarta yang akan meneliti lagi mengenai persyaratan-persyaratan pemberkasan. Setelah dianggap sempurna pemberkasan akan dikirim ke Jakarta. Kalau sudah sampai Jakarta, kalau ada kesalahan, mereka gagal mendapatkan NIP,” terang Budiyanto.

Disampaikan Budiyanto, setelah proses pemberkasan selesai, maka seluruh CPNS yang lolos dapat mengantongi NIP yang kemudian mereka wajib mengikuti diklat dasar (Latsar) atau yang sebelumnya dikenal pra jabatan di Yogyakarta selama satu bulan bekerja sama dengan BKN Yogyakarta.

Lebih lanjut, kata dia, setelah memperoleh NIP para CPNS tidak langsung diangkat menjadi PNS. Mereka harus melewati massa percobaan selama satu tahun.

“Karena aturan dari Permenpan RB yaitu 1 tahun setelah mereka menjadi CPNS wajib untuk di pra jabatan. Sehingga dalam waktu 1 tahun, berarti setelah pulang pra jabatan, mereka sudah menjadi PNS kemungkinan Mei,” ujar Budi

Sementara itu, Salah satu CPNS yang berhasil lolos asal Purwokerto, Mutia Ayu Rasti bercerita mengenai awal persiapan CPNS hingga bisa lolos. Ia diterima sebagai CPNS formasi guru prakarya di SMP Negeri 6 Kota Pekalongan.

“Awalnya tidak disengaja ikut, tapi tesnya tetap diusahain harus bisa , yakin, banyak berdoa dan akhirnya sampai tahap ini bisa lolos. Persiapannya agak ribet tapi tidak seribet yang lain, agak mepet waktunya dari hari Sabtu-Rabu. Saya ambil formasi guru prakarya di SMP Negeri 6 Kota Pekalongan,” tutur Mutia (Dian)

Related posts

Penguatan wawasan kebangsaan sebagai strategi dalam penguatan ketahanan nasional

Hadi Lempe

Apel Gelar Pasukan, Pengamanan Pemilu 2019 Disiapkan

Widodo

Irdam IV/Diponegoro: Jangan Pernah Lupakan Sejarah Perjuangan

Hadi Lempe

Ganjar Pranowo Dampingi Relawan Penyandang Difabel Lakukan Trauma Healing

Widodo

LSM Penjara Indonesia : Desak Polri Dan ESDM Oprasi Tambang Yang Nakal.

Hadi Lempe

BBWS Berkunjung, Pemkot Kejar Tahap Lanjutan Tanggul

Hadi Lempe

Leave a Comment