Demo Masyarakat
Ragam

Aksi Masyarakat Tuntut Penutupan Tambak Udang Vanami

Kab. Pemalang Garudacitizn Jateng – Ratusan masyarakat Sidomulyo, Pesadean, Desa Pesantten, Kecamatan Ulujami, Kab. Pemalang Senin (19/12/2021) tumpah turun ke jalan lancarkan aksi tutup proyek tambak udang vanami yang di kerjakan oleh PT. Fost dan PT. Lautan Indonesia Bangkit.

Masyarakat setempat kini semakin di resahkan dengan adanya pengelolaan tambak udang vanami yang di rasakan masyarakat banyak merugikan kebutuhan air bersih.

Upaya aksi masyarakat di tanggapi oleh Dinas terkait yang hadir mengakomodir tuntutan masyarakat, diantaranya Kepala Dinas Perikanan, Kasatpol PP, Kepala DPMPT, Ketua Komisi B DPRD, Komisi C dan Perwakilan dari PT. Fost.

Dalam negoisasi sejumlah 20 perwakilan masyarakat melalui koordinator lapangan, di sampailan beberapa tuntutan masyarakat yaitu Proyek Tambak Udang Panami harus di hentikan dan di tutup secara permanen.

Dinas terkait mennggapi tuntutan masyarakat, setelah melalui perdebatan dan pengkajian dengan dasar hukum, ternyata pekerjaan proyek tambak udang panami di nilai cacat hukum dengan tidak memenuhi peraturan. Terkuak bahwa pekerjaan proyek tambk panami sudah berjalan selama 1,5 tahun, namun persyaratan perijinan belum di terbitkan.

Di pertegas oleh Kepala DPMPT Kab. Pemalang bahwa pihaknya belum menerbitkan perijinan kepada pihak PT. Fost dan PT. Lautan Indonesia Bangkit. Selama.1’5 tahun pekerjaan ini berjalan DPMPT belum manerima laporan dari pihak PT tersebut. Jelas Kepala DPMPT.

Koordinator lapangan M Irvan Roimanto St saat di wawancara oleh awak media menerangkan “Selanjutnya hasil dari negoisasi pihak dinas terkait menyepakati tuntutan masyarakat. Pekerjaan proyek tambak vanami di tutup hari itu juga secara permanen dan pihak PT minta memenuhi tuntutan masyarakat sebagai bentuk kerugian yang berdampak pada masyarakat, yaitu pihak PT harus memperbaiki akses jalan yang rusak akibat adanya kegiatan proyek”,ujarnya.

Hasil kesepakatan di kuatkan dengan surat pernyataan di tanda tangi oleh PT, Dinas Terkait dan masyarakat, selanjutnya di lakukan penyegelan lokasi proyek oleh petuga satpol PP beserta masyarakat setempat.

Sangat di sesalkan, usai pertemuan Kepala Desa Pesantren Rohim saat hendak di konfirmasi oleh awak media, yang bersangkutan justru menghindar, meninggalkan awak media yang menunggunya di ruang tamu.Padahal awak media sudah minta ijin untuk wawancara. (HL)

Related posts

Pemkot Pekalongan Gelar Temu Catur Pilar

Hadi Lempe

Kota Pekalongan Waspadai Potensi Banjir Pesisir

Hadi Lempe

Perhelatan Sastra Pecah Di Kota Pekalongan

Hadi Lempe

Tingkatkan Standar Pelayanan Publik, Dinkominfo Gelar Publik Hearing

Hadi Lempe

Persit Kodim Pekalongan, Meriahkan HUT Korem 071/Wijayakusuma

Hadi Lempe

Hari kelima, Pramuka Saka Bahari Jateng Tampilkan Tari Semaphore

Hadi Lempe

Leave a Comment