Berita

BLK Bekali Keterampilan Warga Binaan Rutan Kelas IIA Kota Pekalongan

Pekalongan, GC – Sebanyak 32 orang narapidana penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Kota Pekalongan mendapat pelatihan keterampilan dari Balai Latihan Kerja Kota Pekalongan. Para napi akan dibekali keterampilan processing hasil pertanian dan mekanik sepeda motor. Pembukaan pelatihan dilakukan di Aula Rutan Kelas IIA Kota Pekalongan, Selasa (5/3/2019).

Kepala Rutan Kelas IIA Kota Pekalongan, Anggit Yongki Setiawan mengatakan bahwa warga binaan Rutan Kelas IIA Kota Pekalongan yang akan mengikuti pelatihan sebanyak 32 orang yang memiliki KTP Kota Pekalongan. Pelatihan ini sebagai bentuk kerjasama antara Rutan Kelas IIA Kota Pekalongan dengan BLK Kota Pekalongan untuk memberikan bekal kemampuan dan keterampilan kepada mereka.

“Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan atas kerjasama Rutan Kota Pekalongan dengan BLK Kota Pekalongan. BLK Kota Pekalongan mengadakan 2 kejuruan kepada warga binaan kami yakni hasil pertanian dan mekanik sepeda motor. Pelatihan ini memang telah rutin dilaksanakan. Dari BLK sendiri biasanya malah menawarkan kepada kami ingin pelatihan keterampilan apa. Pelatihan kali ini diikuti oleh warga binaan yang berdomisili dan memiliki KTP Kota Pekalongan, masing-masing kejuruan ada 16 orang, total 32 orang,” ucap Anggit.

Anggit berharap, melalui pelatihan ini, keterampilan yang didapat warga binaan kelak berguna saat mereka telah menyelesaikan masa hukuman di rutan.

“Kami berharap ilmu yang mereka dapat selama pelatihan ini akan bermanfaat, sehingga setelah mereka selesai menjalankan masa pidana diharapkan mereka mempunyai kemampuan dan keterampilan, misalnya untuk kejuruan mekanik sepeda motor, mereka dapat membuka bengkel, tambal ban atau servis-servis ringan. Intinya ada kemauan yang kuat sehingga mereka juga bisa melaksanakan apa yang sudah didapatkan” terang Anggit.

Sementara itu, instruktur processing hasil pertanian BLK Kota Pekalongan, Tamtomo, menuturkan pelatihan yang diberikan kepada warga binaan diselenggarakan selama 20 hari. “Pelatihan dilakukan selama 20 hari, hari ini pembukaannya, besok pagi mulai full teori selama 3 hari kemudian dilanjutkan praktek. Masing-masing kejuruan disediakan instruktur 1 orang, saya dengan Pak Rifqy yang mengampu otomatif sepeda motor,” jelas Tamtomo. (Widodo)

Related posts

Santri Pekalongan Gelar Doa Bersama dan Sholat Ghaib untuk Korban Terorisme Selandia Baru

Hadi Lempe

Residivis Jambret Di Pekalongan Tertangkap Massa

Widodo

Trantib dan Linmas Dibekali Kesiapsiagaan Hadapi Pemilu 2019

Hadi Lempe

Kurangi Resiko Bencana, BPBD Galakkan Bersih Sampah Sungai Bremi

Hadi Lempe

Peduli Banjir Pekalongan, PT. Waskita Berikan Bantuan

Widodo

Wujudkan Birokrasi Bersih, Dinkominfo Canangkan Pembangunan ZI

Hadi Lempe

Leave a Comment