Ciptakan Lingkungan Sehat, TNI dan Warga Bangun Jamban Komunal
Ragam Sosial Budaya

Ciptakan Lingkungan Sehat, TNI dan Warga Bangun Jamban Komunal

Pekalongan, garudacitizen.JatengGuna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Masyarakat dan Koramil 10/Wiradesa membangun jamban IPAL komunal. Yang bertempat di Desa Petukangan Rt 07/Rw 08, kecamatan Wiradesa, kabupaten Pekalongan, Rabu (11/9/2019).

Dijelaskan Danramil 10/Wiradesa, Kapten Cpm Hadi Wahyudi. Bahwa pembangunan jamban komunal tersebut, rencananya akan dipakai sebanyak 80 KK dari RT 07 dan 08. Di desa Petukangan, kecamatan Wiradesa. Diharapkan dengan pembangunan jamban komunal tersebut, bisa memenuhi kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK). Khususnya yang masih buang air besar sembarangan (BABS).

“Total ada 80 KK, 450 warga dari Rt 07 dan Rt 08. Yang akan memanfaatkan jamban komunal ini nantinya. Diharapkan dengan pembangunan jamban ini, bisa menghilangkan kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Serta bisa menampung limbah dari kedua RT tersebut,” ungkap Danramil Wiradesa kepada tim penerangan Kodim Pekalongan.

Ditambahkan Danramil, untuk bisa memenuhi atau menampung pembuangan limbah tinja dari kedua RT tersebut. Jamban yang dibangun saat ini mempunyai volume Lebar 7 meter x panjang 10 meter. Dengan kedalaman mencapai 4 meter, serta dikerjakan secara gotong-royong antara TNI dan warga. Dengan perkiraan waktu 120 hari atau 2 bulan.

“Pembuatan Jamban komunal ini diperkirakan akan memakan waktu selama 120 hari atau 2 bulan, karena dikerjakan secara gotong-royong antara TNI (Koramil 10/Wiradesa) dan warga dengan volume Lebar 7 meter x panjang 10 meter dan dengan kedalaman mencapai 4 meter,” ujar Danramil.

TNI dan Warga bergotong-royong bangun Jamban IPAL Komunal

Lebih lanjut di terangkan Danramil, manfaat yang bisa didapatkan dari pembangunan jamban komunal tersebut mencakup berbagai bidang. Seperti halnya di bidang sanitasi, yakni untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). Yang merupakan komposit dari daya beli, usia harapan hidup dan kesehatan, serta tingkat pendidikan.

Pihaknya juga berpesan dan meminta dukungan dari masyarakat agar dengan pembangunan ini bisa merubah kebiasaan yang buruk mengenai (BABS), karena akan bisa menyebabkan keadaan lingkungan terlihat kumuh dan tidak sehat. (rus/red)

Related posts

Pemkot Libatkan 61 Mahasiswa Unikal dalam Program PIS-PK

Widodo

Siap 80%, Calon Petugas Call Center 112 Mulai Dilatih

Widodo

Mangrove Charity Run: Berlari 5K Kampanyekan Kepedulian Lingkungan

Widodo

Habak PAS ke-55, Warga Binaan Rutan Bersihkan Tempat Ibadah

Hadi Lempe

Alap Alap Motor Babak Belur Di Massa

Hadi Lempe

Apresiasi Pemilu Damai, Walikota Gelar Buka Bersama

Widodo

Leave a Comment