Kebakaran Rumah Kos
KeamananRagam

Diduga Akibat Kebocoran Gas LPG, Satu Keluarga Jadi Korban. Polisi Gelar Olah TKP

Terjadi Musibah kebakaran rumah kos di wilayah Kota Pekalongan Selatan hingga menelan korban, 3 Orang mengalami luka bakar berat dan 1 orang meninggal dunia. Kebakaran ini di duga dari kebocoran tabung gas elpiji 3 Kg, meledak dan api membakar ruangan kos.

GARUDACITIZEN JATENG | KOTA PEKALONGAN – Terjadi kebakaran di wilayah Kota Pekalongan Selatan. Sebuah kamar kost di daerah Buaran Gang 1, RT 04, RW 01, Kelurahan Buaran Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan. Kebakaran di picu dari kebocoran gas LPG 3 Kg, terjadi pada Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Api menghanguskan sebuah rumah kos – kosan dan menelan korban 4 orang. 3 orang penghuni rumah kos mengalami luka bakar berat, 1 orang meninggal dunia di lokasi kebakaran.

Kobaran api dapat di padamkan oleh Petugas Damkar dengan dibantu dari Satgas Bencana BPBD Kota Pekalongan.

Setelah api di padamkan, tim Inafis Polresta Pekalongan bergerak cepat melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan ( Olah TKP ) Hasil Identifikasi, kebakaran terjadi akibat adanya kebocoran Gas LPG ukuran 3 Kg. Di temukan selang kompor Gas di kamar kos dalam kondisi terbalut isolasi, yang meyakinkan bahwa Gas tersebut mengalami kebocoran.

Di perkirakan kebocoran gas itu sudah memenuhi ruangan, saat salah satu penghuni kos hendak menyalakan kompor gas, terjadilah ledakan menimbulkan api” menurut keterangan salah satu petugas Tim Inafis Polresta Pekalongan.

Korban luka bakar serius saat ini sedang dalam rawat di RSUD Bendan, Kota Pekalongan.

  1. FI (37), warga Simbang Wetan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.
  2. HS (31), warga Simbang Wetan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.
  3. A, bayi berusia empat bulan.
  4. Adapun korban meninggal dunia, HA balita (4). alamat sama.

Hingga berita ini ditayangkan, Polisi masih terus melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan kuat mengarah pada kebocoran gas LPG yang tersulut api saat kompor dinyalakan.

Informasi lanjut, dikabarkan kalo korban yang masih berumur (4) bulan akhirnya meninggal saat dalam perawatan di RSUD Bendan Pekalongan.

AKBP Riki Yariandi S.H., S.I.K., M.H., melalui Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, S.H. mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi selang dan regulator gas sebelum digunakan, serta menghindari penggunaan alat yang sudah tidak layak atau diperbaiki dengan cara tidak aman seperti melilitkan isolasi pada selang gas.

Keselamatan rumah tangga harus menjadi prioritas. Jangan langsung menyalakan kompor apabila mencium adanya bau gas, kebocoran sekecil apapun bisa berakibat fatal”. ( * )

Related posts

Puluhan Ribu Massa Meriahkan Kampanye Riswadi-Amin di Kajen

Hadi Lempe

Nur Priyantomo Resmi Di Lantik Jadi Sekda Kota Pekalongan

Hadi Lempe

Komitmen Untuk Meningkatkan Pelayanan, Puskesmas di Kota Pekalongan Jalani Re-Akreditasi

Hadi Lempe

Operasi Yustisi Selama 3 Bulan, Satpol PP Tindak 7.634 Pelanggar Prokes

Hadi Lempe

Alumni SMAN 1 Dan SMPN 3 Batang Peduli Rob

Hadi Lempe

Pemkot Wajibkan PAUD 1 Tahun Sebelum SD

Hadi Lempe

Leave a Comment