Sosialita

Dinkominfo Gelar Pelatihan Faceprint Tahap II

Kota Pekalongan Garudacitizen Jateng – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan mengundang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengikuti pelatihan Faceprint dan Video Conference Tahap Kedua di Ruang Broadband Learning Centre (BLC) Dinkominfo, Rabu (15/7/2020). Faceprint merupakan bentuk inovasi dari Dinkominfo Kota Pekalongan dalam menyikapi pencegahan Covid-19.

Seperti yang diketahui bahwa saat ini belum ditemukan vaksin untuk Covid-19, sehingga segala bentuk upaya terus dilakukan untuk menghadapinya. Termasuk di dalamnya menjaga kesehatan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi bagian dari Gugus Tugas Covid-19 di Kota Pekalongan agar dapat memberikan pelayanan masyarakat yang lebih maksimal. Hal ini disampaikan Plt Sekretaris Dinkominfo, Nurul Indrawati SH MH.

“Perlu adanya fasilittas untuk menjaga kesehatan ASN di tengah pandemi. Untuk menjaga supaya ASN sehat, maka kita perlu untuk memfasilitasi pelatihan kepada admin OPD untuk penggunaan faceprint di masing-masing OPD. Jika OPD masih menggunakan fingerprint, ASN harus selalu cuci tangan sebelum dan sesudah menggunakannya. Jika faceprint yang digunakan maka ASN bisa presensi tanpa kontak,” tutur Nurul.

Pelatihan Faceprint Tahap II

Selanjutnya terkait pelaksanaan rapat di lingkungan Pemkot Pekalongan, Nurul menyampaikan pemberlakuan batasan peserta rapat yang diperbolehkan hadir yakni maksimal 20 orang dalam satu ruang dan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Salah satu solusi supaya tetap dapat menjalankan pertemuan ataupun rapat dengan jumlah peserta yang lebih banyak, maka kegiatan tersebut dilakukan melalui video conference.

“Video conference memang menjadi kebutuhan untuk saat ini yakni untuk melakukan sosialisasi, rapat, dan lainnya. Saya harapkan semua OPD ada admin yang menanganinya,” terang Nurul.

Nurul mengungkapkan bahwa Dinkominfo memiliki keterbatasan tenaga untuk mengurus pelaksanaan video conference, tidak mungkin memegang kendali di semua OPD. “Video Conference tidak harus berada di dalam ruang, tetapi bisa melalui perangkat komputer masing-masing. Diselenggarakan pelatihan untuk admin OPD agar ketika ada rapat berbasis video setiap OPD dapat melaksanakan secara mandiri,” pungkas Nurul. (Aina/tim)

Related posts

Cegah Siswa Terpapar Covid, SMA di Kota Pekalongan Terapkan MPLS Daring

Hadi Lempe

Bangun Wilayah Bebas Korupsi Dindagkop UKM Canangkan ZI

Hadi Lempe

79 Penyandang Disabilitas Menerima Bantuan Sosial Berupa Paket Sembako

Hadi Lempe

80% Masker JPE Diserahkan ke Pemkot untuk Didistribusikan

Hadi Lempe

Pemkot Pekalongan Lounching Peduli Sosial Ekonomi

Hadi Lempe

Lopisan Ditiadakan, Tiga Titik Jalan Bakal Disekat

Hadi Lempe

Leave a Comment