Kepala Diskominfo Kota Pekalongan , Yos Rosidi
Ragam

Dinkominfo Serahkan Sertifikat PJJ Bagi 120 Guru

Kota Pekalongan Garudacitizen Jateng – Sebagai bentuk apresiasi atas terselenggaranya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan konten audio video melalui Batik TV dan Radio Kota Batik (RKB) oleh guru di Kota Pekalongan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan menyerahkan 120 sertifikat atau piagam penghargaan PJJ saat Apel Luar Biasa di Halaman Dinkominfo, Senin (14/9/2020).

Secara simbolis Kepala Dinkominfo, Yos Rosyidi SIP MSi didampingi Ketua PGRI Kota Pekalongan, Mabruri SPd menyerahkan piagam penghargaan yang telah melakukan inovasi pembelajaran bersama Batik TV dan RKB.

Pada kesempatan tersebut Yos mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para guru yang telah terlibat dalam program pembelajaran jarak jauh melalui penyiaran konten video dan audio. “Piagam ini diberikan sebagai bentuk penghargaan dari Dinkominfo untuk para guru yang terlibat dalam PJJ baik melalui Batik TV maupun RKB,” tutur Yos.

Disampaikan Yos meskipun program pembelajaran melalui konten video Batik TV akan selesai tanggal 18 September mendatang namun para guru diharapkan dapat terus berkreasi membuat konten2 video pembelajaran secara mandiri. “Para guru bisa membuat konten video yang sudah diajarkan sebelumnya, konten pembelajaran kreasi sendiri yang bagus nantinya akan ditayangkan di Batik TV,” tandas Yos.

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Pekalongan, Mabruri SPd mengapresiasi kepada Dinkominfo, Batik TV, dan RKB yang telah memberikan kesempatan bagi para guru mengatasi kesulitan pembelajaran di tengah pandemi. “Dalam PJJ para guru diberi kesempatan membuat konten audio video melalui RKB dan Batik TV. Tentu ini sangat bermanfaat untuk para guru, siswa, dan orang tua selama pandemi ini,” terang Mabruri.

Terkait penyerahan sertifikat menurut Mabruri ini adalah bentuk penghargaan. Sertifikat ini penting karena menjadi bukti fisik bah para guru telah melakukan pengembangan profesi serta meningkatkan kompetensinya. “Apalagi bagi yang status PNS tentu berdampak bagi nilai point atau angka kredit guru dan dapat digunakan untuk kenaikan pangkat mereka,” jelas Mabruri.

Salah seorang guru penerima piagam, Dede Candra Maya SPd yang mengajar di SDN Panjang Wetan 01 menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesempatan yang telah diberikan untuknya dan guru lainnya mengikuti pelatihan. “Yang tadinya saya tidak bisa membuat video akhirnya saya bisa membuat video. Di masa pandemi ini sangat berguna sekali untuk membantu proses pembelajaran secara daring,” kata Dede.

Dikatakan Dede ini pengalaman pertama dirinya tampil di Batik TV secara live. Menurutnya ini pengalaman luar biasa, awalnya deg-degan berkat kerja sama dengan cree Batik TV dan rekan-rekan Dinkominfo serta panitia dari PGRI bisa berjalan lancar. “Semoga ke depannya proses pembelajaran ini bisa digalakkan kembali karena pembelajaran daring dapat teratasi secara luring melalui Batik TV dan RKB,” pungkas Dede.(HL)

Related posts

Innalillahi Wainnaillaihi Rojiun, Polres Pekalongan Berduka

Widodo

Diresmikan, Kampung Tangguh Nusantara Candi Jadi Solusi Penanganan Pandemi

Hadi Lempe

Danlanal Tegal Pimpin Upacara di PKBM Sakila Kerti

Widodo

Halal Bi Halal Keluarga Besar PABBSI Kota Pekalongan

Widodo

8 Tips Penting Yang Perlu di Lakukan Saat Menyewa Mobil di Jogja

Dedi Ariko

Harhubnas 2020, Wujudkan Transportasi Aman dan Nyaman Di Tengah Pandemi

Hadi Lempe

Leave a Comment