RSUD Bendan
Ragam

Fasilitas Kesehatan, Gedung Baru ICU dan IGD RSUD Bendan Segera Difungsikan

Kota Pekalongan Garudacirizen Jateng- Peningkatan fasilitas kesehatan khususnya di rumah sakit menjadi kebutuhan yang esensial di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Sebagai rumah sakit umum daerah di Kota Pekalongan yang ditunjuk menjadi rumah sakit lini kedua ini,RSUD Bendan senantiasa berbenah dan melakukan peningkatan fasilitas kesehatan dengan menambah gedung baru yang difungsikan sebagai gedung Intensive Care Unit (ICU) dan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang lebih besar. Sebelum gedung baru tersebut beroperasional, Walikota Pekalongan,HM Saelany Machfudz,SE, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan SEtda Kota Pekalongan, Erli Nufiati,SE, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan,Dr Slamet Budiyanto,SKM,MKes dan Direktur Umum RSUD Bendan Kota Pekalongan,dr Junaidi Wibawa,MSi,Med Sp PK meninjau secara langsung progress pembangunan gedung ICU dan IGD baru RSUD Bendan yang segera diresmikan untuk menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya, Kamis(17/12/2020).

Usai meninjau secara langsung, Walikota Pekalongan,HM Saelany Machfudz,SE menyampaikan bahwa progress pembangunan gedung ICU dan IGD RSUD Bendan ini mencapai 98 persen dan sudah hampir selesai pengerjaannya. Selain meninjau pembangunan gedung ICU dan IGD RSUD Bendan, sebelumnya Saelany juga mengecek pembangunan fasilitas pelayanan publik lain yang segera bisa difungsikan seperti pembangunan Frontage Road di Exit Tol Setono, Bangunan Lingkungan Industri Kecil (LIK), Rehabilitasi Puskesmas Jenggot yang pengerjaannya sudah selesai 100%.

“Kami pagi ini melakukan monitoring di beberapa pembangunan pelayanan public seperti Frontage, hasilnya sudah bagus 100% tinggal diresmikan, selanjutnya di LIK juga sudah 100% namun masih perlu anggaran lagi untuk akses keluar masuk untuk menata jalan-jalan didalamnya agar tidak semrawut. Puskesmas Jenggot juga sudah 100% tinggal sedikit untuk kebersihannya,sementara, di RSUD Bendan ini kami meninjau progress gedung baru yang difungsikan untuk ruang ICU dan IGD dua lantai,memang pelaksanaannya masih 98% dan tinggal finishing saja, mudah-mudahan sebelum tanggal 28 Desember ini bisa segera terselesaikan apa yang menjadi kekurangannya,” terang Saelany.

Saelany menekankan, pihak ketiga yang telah ditunjuk harus bisa segera memenuhi persyaratan-persyaratan hingga tuntas selesai, sehingga gedung ini bisa segera diresmikan dan difungsikan pada tanggal 28 Desember 2020 mendatang.

“Ini memang sedikit lambat pengerjaannya yang harusnya bisa selesai 15 Desember, tapi kami optimis bisa segera diselesaikan sebelum tanggal 28 Desember. Pihak ketiga pun tadi sudah menyanggupi dan tidak ada masalah,mudah-mudahan bisa segera selesai dan dapat difungsikan secepatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Umum RSUD Bendan Pekalongan, dr Junaidi Wibawa,MSi,Med Sp PK menjelaskan, kebutuhan penambahan ruang ICU dan IGD ini lantaran untuk memenuhi kebutuhan penanganan gawat darurat yang lebih besar lagi. Terlebih, di masa pandemi seperti ini ruang penanganan Covid-19 di RSUD Bendan hampir penuh.

“Penambahan ruangan ini kami ingin meningkatkan pelayanan kami terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini. Di ruang IGD sebelumnya pun penuh, dan sebetulnya gedung ini akan kami fungsikan untuk penanganan pasien non Covid-19, karena IGD penuh sehingga setelah diresmikan nanti, di lantai 1 gedung ini digunakan untuk penanganan Covid-19 yang didalamnya rencana ada 12 kamar tidur untuk perawatan sementara maupun perawatan inap,” bebernya.

Ditambahkan Kepala Bidang Pengembangan dan Penunjang Pelayanan RSUD Bendan Pekalongan,dr Rikza Dini, memaparkan proyek pembangunan gedung baru untuk ruang ICU dan IGD ini merupakan hasil konsolidasi yang pendanaannya dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang sudah dimulai proses pengerjaannya dari tanggal 18 Juni 2020 dengan masa pelaksanaan 180 hari kerja.

“Fasilitas didalamnya gedung inisudah sesuai denganstandar IGD yang berlaku , terdiri dari ruang lab,radiologi penunjang lainnya termasuk ruang persalinan, operasi khusus di gedung 1, sementara dilantai 2 akan difungsikan sebanyak 22 kamar ICU dan 2 untuk ICU isolasi. Kekurangan hanya tinggal 2 persen saja di tahap finishing dan instalasi-instalasi karena kemarin ada sedikit trouble dampak hujan yang mengakibatkan ada beberapa instalasi terbakar,”tandasnya.(HL/Tim)

Related posts

400 Nasi Bungkus Dibagikan Kepada Para Pengungsi Korban Banjir

Hadi Lempe

Babinsa Koramil 10/Wiradesa Berikan Pendidikan Karakter dan Wawasan Kebangsaan

Widodo

Pemkot Melalui Dinkes Minta Masyarakat Empati dengan Tetangga

Hadi Lempe

Pemkot Belum Instruksikan Pembelajaran Tatap Muka

Hadi Lempe

Walikota Tinjau Tanggul Jebol, Tanggul Slamaran Bakal Ditangani

Hadi Lempe

Jalani Vaksinasi Dosis Kedua, Wawalkot Tekankan Vaksin Sinovac Aman

Hadi Lempe

Leave a Comment