Sosial Budaya

Habak PAS ke-55, Warga Binaan Rutan Bersihkan Tempat Ibadah

Pekalongan, GC – Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (Habak PAS) ke-55, jajaran pegawai Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkuham) di Kota Pekalongan khususnya di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Kota Pekalongan menggelar Bhakti Merah Putih Narapidana membersihkan tempat-tempat ibadah. Para pegawai Rutan Kelas II A Kota Pekalongan serta warga binaan antusias membantu pembangunan masjid dan melakukan pengecatan pada tempat ibadah di Masjid Al Bahrain TPI Pekalongan, Rabu (27/3/2019).

Kepala Rutan Kelas II Kota Pekalongan, Anggit Yongki Setiawan menjelaskan bahwa kegiatan Bhakti Merah Putih Narapidana membersihkan tempat ibadah sebagai wujud kepedulian warga binaan kepada masyarakat. Hal ini bertujuan agar terciptanya tempat ibadah yang bersih dan nyaman sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan baik.

“Sekitar 17 warga binaan turun langsung untuk ikut serta dalam kegiatan Bhakti Merak Putih Narapidana di Masjid Al-Bahrain TPI, Panjang Wetan. Kegiatan hari ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan masih dalam memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-55 sebagai wujud kepedulian dari narapidana bahwa meskipun mereka di tempat terbatas masih bisa berinovasi dan mengembangkan diri serta bermanfaat bagi sesama. Jika dirasa membutuhkan tenaga dari warga binaan kami siap membantu. Jadi tidak terpatok hari ini saja, untuk selanjutnya menuntaskan atau penyelesaian juga dari kami siap membantu.” terang Anggit.

Ditambahkan Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II Kota Pekalongan, Tavip Imam Haryanto, selain di Masjid Al Bahrain TPI, kegiatan juga dipusatkan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kota Pekalongan.

“Dalam rangka memperingati Habak PAS ke-55 Rutan Kelas II A Kota Pekalongan bekerjasama dengan Pengurus Masjid Al-Bahrain dan GKI mengerahkan total 23 narapidana pasukan merah putih untuk berbakti kepada masyarakat khususnya di tempat-tempat ibadah. Sasarannya ada 2 tempat yaitu Masjid Al Bahrain TPI ada 17 orang dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kota Pekalongan ada 6 orang. Kegiatan hari ini merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya,” imbuh Tavip.

Tavip menerangkan para warga binaan sangat antusias membantu pembangunan Masjid Al-Bahrain TPI mulai dari menurunkan genteng, mengecat genteng yang lama hingga memasangnya kembali dan juga melakukan pengecoran.

Sementara itu, Pengurus Masjid Al Bahrain yang juga selaku Polair Polresta Pekalongan, Imam Winarno mengungkapkan sangat terbantu dan berterimakasih atas partisipasi dari pegawai dan warga binaan Rutan kelas II A Kota Pekalongan.

“Sangat membantu kebetulan kami memerlukan tenaga banyak untuk menurunkan dan menaikkan genteng. Dengan adanya bantuan dari warga binaan sangat terbantu sekali. Kerjasama ini sudah terjalin ke-5 kalinya dengan Rutan Pekalongan,” ungkap Imam.

Dituturkan Imam, pembangunan masjid yang murni dari swadaya masyarakat ini progresnya sudah sekitar 50%. Pihaknya berharap kerjasama ini akan terus terjalin. (Dian)

Related posts

LGNOTA Salurkan Bantuan Anak Asuh

Hadi Lempe

Hadi Lempe, Dalam Sastra Balai Budaya Rejosari Kudus

Widodo

Penyair Nasional Giat Literasi Sastra Masuk Sekolah

Widodo

Pameran Ranggawarsita Kota Pekalongan Dekatkan Museum ke Masyarakat

Widodo

Nissa Sabyan : “Islam adalah agama perdamaian, bukan teroris”

Hadi Lempe

Walikota Launching Sentra Kuliner Perikanan

Widodo

Leave a Comment