Ragam

Jalan Rusak, Banjir Pemkab CuekWarga Tegaldowo Protes Pasang Puluhan Sepanduk Dan Baliho

Kab Pekalongan Garudacitizen Jateng – RABI ( 13/12/2022 ) Ratusan warga Tegal Dowo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan serentak turun menggelar aksi protes kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Aksi ini di lakukan terkait Akses jalan yang menghubungkan Desa Mulyorejo, Tegal Dowo dan Karangjompo.

Sejak 7 tahun terakhir ini jalan mengalami rusak dan banjir sehingga sulit untuk di lalui. Dalam kondisi seperti ini Pemerintah Kabupaten Pekalongan belum.ada upaya untuk memperbaiki. Akibatnya ratusan warga setempat Desa Tegaldowo, kecamatan Tirto, melampiaskan kesesalannya dengan memasang puluhan sepanduk dan menutup akses jalan dengan menanami pohon pisan serta rumput ilalang.

Masyarakat melakukan aksi penututupan jalan sebagai bentuk protes untuk mendatangkan Pemerintah agar segera turun melakukan perbaikan jalan . Tak hanya protes kepada Pemkab, Gubernur Jawa Tengah juga di harapkan bisa hadir secara langsung melihat kondisi. Jalan sepanjang kurang lebih 1.500 meter yang meuupapan jalan aksea utama penghubung desa kini tak layak di lalui. Terlebih jalan tersebut tidak di dukung penerangan.

Disampaikan Ketua RT setempat, Wahono, Dukuh Cokrah, ” Warga Dukuh Cokrah desa Tegaldowo protes, karena selama tujuh tahun akses jalan tersebut tidak bisa dilalui, karena jalan tersebut rusak berat penuh genangan air yang tak kunjung kering. Sehingga warga kesulitan menggunakan akses jalan tersebut. padahal pada lintasan jalan sepanjang 1.500 Meter itu banyak di huni rumah-rumah warga. Warga mengungkapkan kekesalannya, karena pemerintah tidak segera memperbaiki akses jalan tersebut, dan seakan ada pembiaran, “ Kata Wahono.

Ditempat terpisah, melalui sambungan seluler, Kepala Desa Tegaldowo, Budi Junaidi menyampaikan keterangannya, bahwa Akses jalan rusak yang diprotes warga merupakan jalan kabupaten, kewenangannya ada pada dinas DPU Kabupaten Pekalongan. Oleh karenanya Pemdes tidak bisa mengelola dengan pendanaan desa, karena perihal pembagian Kewenang tersebut.

Ditambahkan budi, Lokasi tersebut sudah berulangkali diusulkan melalui musrenbang tingkat kecamatan, dan selalu mendapatkan prioritas kedua, sehingga terkendala penanganan. Kondisi ini berlarut selama tujuh tahun, dan selama itu jalan tersebut tidak dapat dilalui warga, karena dipenuhi genangan air.

“ Keluhan warga sudah lama kami tampung dan kami lakukan koordinasi dengan Dinas, bahwa kondisi jalan Tegaldowo mulyorejo sepanjang 1.500 Meter sudah tergenang air, rusak berat, sehingga akses tersebut tidak bisa dimanfaatkan warga. Kami sebagai Pemdes sudah perjuangan akan tetapi dinas tidak merespon dengan sesegera mengatasi persoalan jalan, yang menjadi bagian kewenangannya. “ Kata Budi. (HL )

Adanya protes dari warga, pihak Pemdes juga memaklumi, karena masyarakat sudah jenuh dan resah selama 7 tahun tidak bisa melakukan aktifitas dengan nyaman. Setiap hari terendam banjir. Pungkas Budi

Related posts

Badan Geologi Pasang 12 Patok Penanda (Land Subsidence) Di Kota Pekalongan

Hadi Lempe

Bagikan Masker,Tim Gabungan Perketat Pengawasan Prokes Selama PPKM II

Hadi Lempe

Peringati Hari Pahlawan, Polres Jepara Gelar Upacara Bendera

Hadi Lempe

Awal Januari, Syahbandar Terbitkan 77 SPB

Hadi Lempe

HBN, Batik Motif Corona “Bangkitlah Batik Indonesia” Dilaunching

Hadi Lempe

TPA Batang Terancam Tidak Bisa Lagi Menampung Sampah

Hadi Lempe

Leave a Comment