Sosialita

Kembali Buka Pelatihan Kerja, Pemkot Upayakan Cetak SDM Berkompeten

Kota Pekalongan Garudacitizen Jateng – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) setempat terus berupaya mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dengan memfasilitasi berbagai pelatihan kerja. Hal ini dipandang sangat penting, karena perkembangan kota yang bagus juga harus di dukung oleh SDM yang mumpuni. Demikian disampaikan Walikota Pekalongan,HM Saelany Machfudz,SE dalam kegiatan penutupan pelatihan kerja angkatan III sekaligus pembukaan pelatihan kerja angkatan IV, bertempat di Halaman Kantor UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Dinperinaker Kota Pekalongan,Selasa (15/9/2020).

Pada kesempatan tersebut, Saelany menyampaikan apresiasi atas dibukanya kembali pelatihan kerja sebagai upaya membekali, meningkatkan dan mengembangkan keahlian yang dimiliki warga Kota Pekalongan. Disamping itu, kegiatan pelatihan ini juga dimaksudkan untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Pekalongan.

“Dalam kesempatan ini ada penutupan pelatihan angkatan III sebelumnya sekaligus pembukaan pelatihan angkatan IV, kami tentu sangat mengapresiasi atas berbagai upaya dari jajaran Dinperinaker dan BLK Kota Pekalongan dalam rangka membantu pemerintah menekan angka pengangguran di Kota Pekalongan,” tutur Saelany.

Saelany mengungkapkan meski dalam pelaksanaan pelatihan kerja tahun ini ada pembatasan kuota akibat pandemi Covid-19, namun tak mengurangi antusias masyarakat untuk mendaftar dan mengikuti pelatihan kerja ini. Pihaknya berharap, para peserta pelatihan dapat memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya.

“Tahun ini jumlah kuota yang mengikuti pelatihan kerja ada pembatasan hanya 500 orang saja per tahun karena adanya Covid-19 dan refocussing anggaran dibandingkan tahun lalu yang mencapai 100 orang. Ini tidak masalah dan Alhamdulillah animo masyarakat Kota Pekalongan sangat tinggi sekali. Sehingga, kami adakan tes seleksi dan dibatasi kuota per angkatan sekitar 64 an atau sekitar 16 orang per kelasnya. Kami berharap kesempatan ini jangan disia-siakan dengan fasilitas-fasilitas yang diberikan pemerintah dalam menunjang keterampilan sebagai bekal mereka berwirausaha. Mereka harus serius dan memanfaatkan ini dengan sebaik-baiknya agart bisa menciptakan lapangan kerja baru kepada masyarakat di lingkungannya,” tegas Saelany.

Upaya Cetak SDM yang Berkompeten

Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan,Slamet Hariyadi,SH,MHum menyebutkan pelatihan kerja angkatan IV ini difasilitasi menggunakan dana dari APBD, sementara untuk angkatan III menggunakan dana APBN. Dalam pelatihan angkatan IV ini, lanjut Slamet, dibuka 4 jenis pelatihan kejuruan yakni setir mobil, content writing, tata rias pengantin, dan menggambar teknik menggunakan Auto CAD. Dalam satu kelas kejuruan terdiri dari 16 orang peserta pelatihan yang akan mengikuti pelatihan selama 25 hari ke depan untuk selanjutnya ditempatkan magang di sejumlah perusahaan yang ada di Kota Pekalongan maupun sekitarnya.

“Kami membuka 4 kelas kejuruan tersebut sebagai upaya menyikapi perkembangan teknologi yang ada sekarang dan melihat prospek bidang tersebut yang sangat menjanjikan. Tahun ini kami lakukan seleksi terlebih dahulu karena tingginya antusias masyarakat. Mereka setelah ikut pelatihan akan mendapatkan sertifikat pelatihan dari Dinperinaker dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) jika telah lolos mengikuti uji kompetensi dan magang,” papar Slamet.

Slamet menjelaskan dalam pelatihan kerja ini, pembelajaran telah berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dimana 75% praktek dan 25% teori secara tatap muka namun tetap mengedepankan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan penularan Covid-19 di Kota Pekalongan.

“Pembelajaran pelatihan dari Hari Senin-Sabtu. Dalam mengikuti pelatihan kerja ini tetap mematuhi protokol kesehatan seperti peserta dan instruktur wajib mengenakan masker atau pelindung wajah (faceshield), mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh, penataan tempat duduk antar peserta juga telah kami atur jaraknya. Sehingga, pencegahan dan penularan Covid-19 bisa dicegah,” pungkas Slamet.

Usai mengikuti pembukaan pelatihan kerja angkatan IV, Walikota Pekalongan,HM Saelany Mahfudz,SE didampingi Wakil Walikota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE yang turut hadir, dan Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan,Slamet Hariyadi,SH,MHum beserta jajaran Dinperinaker dan BLK Kota Pekalongan meninjau sarana dan prasarana pelatihan yang ada di BLK Kota Pekalongan. (Aina/tim)

Related posts

Gelar Workshop, Dindik Dorong Pendidikan ABK di Tengah Pandemi

Hadi Lempe

Tingkatkan Kunjungan Wisata, Pemkot Siapkan Pesta Rakyat “Syawalan Show”

Widodo

Pemkot Pekalongan Berhasil Pertahankan Predikat WTP Lima Kali

Hadi Lempe

Lopisan Ditiadakan, Tiga Titik Jalan Bakal Disekat

Hadi Lempe

Dinsos Lakukan Verifikasi Data Penerima JPS, 7.010 KK Mampu Mengundurkan Diri

Hadi Lempe

Hari Jadi Pekalongan, Netzme Gelar Funtastic Fest Pekalongan 2019

Widodo

Leave a Comment