Sosialita

Antisipasi Kerumunan, Pemkot Portal Kawasan Mataram Dan Pantai Sari

Upaya penanganan dan pencegahan penularan Covid-19, Pemkot lakukan penutupan beberapa akses jalan guna kurangi kerumunan

Kota Pekalongan Garudacitizen Jateng – Pemerintah Kota Pekalongan tengah mematangkan Rencana Kebijakan pengaturan Kawasan Mataram dan Pantai Sari yang masih dipadati masyarakat. Pasalnya, Pemerintah Kota Pekalongan sangat serius dalam pencegahan dan peningkatan kewaspadaan terhadap penularan Virus Covid-19 salah satunya dengan mendukung kebijakan pemerintah pusat menerapkan social distancing. Social distancing merupakan upaya mencegah penularan infeksi penyakit dengan menjaga jarak dari kerumunan massa.

Sekretaris Daerah melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat,SSiT,MT mengungkapkan kondisi kedua tempat umum baik Kawasan Mataram dan Pantai Sari Kota Pekalongan masih ramai lalu lalang aktivitas warga dan dipadati masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya. Padahal, pemerintah sudah mengeluarkan Surat Edaran Walikota untuk menghindari kerumunan massa. Sehingga, Pemerintah Kota berencana akan membatasi akses jalan menuju kawasan tersebut.

“Dari hasil koordinasi sore ini yang dihadiri oleh jajaran kepolisian, TNI, dinas terkait seperti Satpol PP, Dishub, Dinkes dan instansi terkait lainnya InshaAllah kebijakan pengaturan Kawasan Mataram dan Pantai Sari yang masih ramai kerumunan massa masih akan kami bahas dalam rapat selanjutnya bersama Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekalongan InshaAllah pada Senin besok,” tutur Restu usai menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Corona Terkait Pengaturan Kawasan Mataram dan Pantai Sari untuk mendukung Kebijakan Social Distancing, Jumat sore (17/4/2020).

Menurut Restu, seperti yang diketahui sebelumnya pada Kamis malam, Kawasan Mataram telah diberlakukan penutupan sementara oleh portal Dishub setempat untuk akses menuju kawasan yang berada di pusat pemerintahan dan sering dijadikan tempat untuk berbagai aktivitas warga seperti olahraga, berjualan dan kumpul komunitas tersebut pada jam 15.00 WIB-04.30 WIB.

Kurangi kerumunan dengan penutupan akses jalan

“Kemungkinan nanti dilakukan akses hanya satu arah saja, pintu masuk keluar dari Jalan Majapahit, Mataram dan Kurinci, masih kami berikan akses separuh jalan dan akan ada petugas jaga dari instansi terkait. Untuk para pedagang masih kami perbolehkan berjualan tetapi tidak boleh melayani di tempat yang menimbulkan banyak massa, mereka kami imbau untuk bisa melayani pembeli yang membungkus makanan dan dibawa pulang langsung. Begitupun juga yang ada di Kawasan Pantai Sari. Hal tersebut akan kami sosialisasikan melalui pendekatan kepada masyarakat terlebih dahulu,” tegas Restu.

Restu menambahkan penutupan akses kedua kawasan tersebut direncanakan akan dimulai pada Pukul 19.00 hingga pagi hari. Sementara untuk siang harinya masih berjalan aktivitas normal seperti biasanya.

“Untuk siang hari masih bisa aktivitas seperti biasa. Selanjutnya, ada penambahan penempatan petugas jaga di depan gerbang menuju Kantor Pemkot untuk melakukan screening pengecekan suhu tubuh kepada orang yang akan masuk di kawasan Pemkot,”pungkas Restu. (HL/Aina)

Related posts

Pemerintah Siapkan Biaya Medis RP. 256 JUTA, Untuk Per Pasien PDP Dan Positif Covid.

Hadi Lempe

Kembangkan Industri Kreatif Dunia Clothing, Blackfest 2019 Gelar Pameran Distro Clothing di Purwokerto

Widodo

Old City 3D Trick Art Museum Semarang, Masa Lalu Yang Kekinian

Dedi Ariko

Dinkominfo Gelar Pelatihan Faceprint Tahap II

Hadi Lempe

Bangun Wilayah Bebas Korupsi Dindagkop UKM Canangkan ZI

Hadi Lempe

Netzme, Aplikasi Fintech Mudahkan UMKM Resmi Diluncurkan di Kota Pekalongan.

Widodo

Leave a Comment