Sosial Budaya

Kodim 0710/Pekalongan, Gelar Pengajian Isra Mi’raj dan Do’a Bersama

Aman, damai dan kondusif menjadi harapan bagi semua masyarakat pada pelaksanaan Pemilu 17 April 2019.

Pekalongan, GC- Dalam rangka menciptakan situasi aman, damai dan kondusif menjelang pemilu 2019. Kodim 0710/Pekalongan, Minggu (14/4/2019) menyelenggarakan Pengajian Isra Mi’raj dan do’a bersama TNI, Polri, Pemuda, Ulama dan Masyarakat. Acara di laksanakan di halaman Makodim 0710/Pekalongan.

Hadir dalam acara, Habib Lutfi Bin Ali Bin Yahya, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto S.IP.,M.M.S, Wakil Walikota Pekalongan, H. Afzan Arsan Djunaid, Bupati Pekalongan, H. Asib kholbihi, Kapolres Pekalongan, AKBP Ferry Sandi Sitepu di wakili oleh Kabagsumda Polres Kota, Kompol Sri Sumardi, AKBP Wawan Kurniawan, Danyonif Raider 400/BR, Letkol INF. Arif Wicaksono, Kepala Pengadilan Agama Pekalongan, Drs H. Wahid Abidin M. H, Kaden Pelopor B Brimob Kalibanger diwakili oleh Iptu Muh. Mashuri, Kasdim 0710/Pekalongan, Mayor Inf Hufron, Personil Kompi Senapan C yonif 407/PK, Grup Nasyid Aljihad dari Yonif Raider 400/BR FKPPI Kota Pekalongan, Laskar Merah Putih Kota Pekalongan, Ibu-ibu Persit Kodim 0710/Pekalongan, Menwa Pekalongan, Saka Wira Kartika Pekalongan, dan lain-lain.

Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, dalam sambutannya menyampaikan, “ini adalah momentum yang tepat pada acara peringatan Isra Mi’raj dan di barengi dengan Do’a Bersama serta Istighosah, bermunajat kepada Allah SWT agar pemilu 2019 ini berjalan aman, damai dan Kondusif, “papar Dandim.

“Kita harus bisa saling menjaga hubungan yang baik antar sesama, walaupun beda pilihan. Jangan mengikuti ego-ego sektoral, mari kita kawal pemilu ini secara bersama sama, agar berjalan sukses dan lancar tanpa ada hal-hal yang tidak diinginkan, “pungkas Dandim.

Di lanjut sambutan perwakilan dari Forkompinda yang di sampaikan oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi. “Saya mewakili dari unsur Forkompinda mengucapkan terimakasih kepada Dandim Kota Pekalongan yang telah mengundang kami dalam acara Isra Mi’raj dan Do’a Bersama, agar pemilu berjalan aman dan Damai, “ucap Bupati.

“Alhamdulillah, Pekalongan menjadi tempat diselenggarakan Ulama Sufi Dunia, sehingga Pekalongan dipercaya oleh Dunia sebagai tempatnya para ulama. Oleh karena itu kita warga Pekalongan, harus senantiasa menjaga nama baik Pekalongan, dengan tidak membuat hal-hal yang sifatnya merugikan nama baik Pekalongan. Dihimbau untuk seluruh masyarakat Pekalongan agar saling menghargai dan menghormati, walaupun
beda pilihan, agar terciptanya pemilu yang damai, aman dan lancar, “papar Bupati.

Acara penutup, Do’a di sampaikan oleh Maulana Habib M. Luthfi Bin Ali Bin Yahya. Dalam do’a tersebut, kita semua berharap “Agar Bangsa Indonesia terhindar dari segala bentuk fitnah-fitnah yang dapat menyebabkan perpecahan antar umat beragama. Pemilu berjalan dengan aman, damai dan lancar sehingga tercipta pemilu yang jujur dan adil”. (GC.Tim)

Related posts

Tradisi Unik Jawa Tengah yang Masih Bertahan di Era Milenial

Dedi Ariko

Usai Dilantik, Wakil Walikota Aaf Arslan Djunaid Ziarah Keluarga

Widodo

Tradisi Unik Jawa Tengah, Mulai upacara adat, kehidupan setiap hari, dan perayaan

Dedi Ariko

Rangkaian Prosesi Acara Pernikahan Adat Jawa Tengah yang Penuh Makna

Dedi Ariko

Menjelang Pilkades, Warga Desa Suwidak Nanggap Kuda Kepang

Widodo

Lindungi Konsumen, Dinperpa Pantau Keamanan Pangan Asal Hewan

Widodo

Leave a Comment