Merebaknya Pekat dan Pungli, Satpol PP Gelar Operasi
Statemen

Merebaknya Pekat dan Pungli, Satpol PP Gelar Operasi

Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pungutan liar (pungli) dan penyakit masyarakat (pekat). Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekalongan bersama Polres Pekalongan Kota, Kodim 0710/Pekalongan, dan Dinas Perhubungan setempat. Menggelar Operasi Pekat dan Pungli, Sabtu malam (7/12/2019).

Kota Pekalongan, GarudaJateng – Usai apel di Halaman Satpol PP Kota Pekalongan. Tim dibagi menjadi dua, yakni operasi pekat di Kuburan Cina Kuripan, Bantaran sungai Poncol, dan Slamaran. Kedua, operasi pungli di parkiran Makam Sapuro dan Kawasan Budaya Jetayu Kota Pekalongan.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah, Amaryadi SH mengungkapkan. Bahwa malam hari ini pihaknya mendukung program Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kota Pekalongan untuk meminimalkan parkir-parkir yang memungut tarif parkir di luar ketentuan yang ada.

“Kami dapatkan satu juru parkir yang diduga memungut sewa parkir lebih dari ketentuan, malam ini kami berikan pembinaan, juru parkir tersebut telah membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi hal tersebut,” ungkap Amaryadi.

Disampaikan Amaryadi, kali ini fokus pemberantasan dan pecegahan pungli di Makam Sapuro dan Kawasan Jetayu melalui pembinaan langsung di lokasi.

Kemudian terkait sosialisasi pencegahan dan penindakan pungli untuk ASN sudah digelar di tiap-tiap kecamatan.

“Berbagai upaya ini dilakukan untuk meminimalkan pelanggaran perundang-undangan di Kota Pekalongan,” terang Amaryadi.

Sementara itu, untuk operasi pekat di tiga tempat tidak ada temuan. Jika masyarakat mendapati hal tersebut untuk segera melapor ke Satpol PP Kota Pekalongan.

Kasi Pembinaan Lalu Lintas Dinas Pehubungan Kota Pekangan, Endang Kostaman SH menjelaskan. Bahwa memang di Sapuro ada satu temuan satu tanda karcis paguyuban dan sudah diserahkan ke reserse untuk ditindaklanjuti. Tertera nominal Rp50 ribu untuk parkir dan kebersihan Rp10 ribu.

“Kemudian di Jetayu ada juru parkir yang belum memiliki surat tugas. Masyarakat diimbau untuk selalu meminta karcis parkir agar lebih aman,” tukas Endang. (GC-J)

Related posts

Tuntaskan Kasus Bullying, Dindik Ajak Koordinasi Pihak Sekolah

Widodo

Enam Kadus Desa Sumurjomblangbogo, Distrilisasi Anti Covid19

Hadi Lempe

Kecam Bos Taxi Malaysia, Driver Ojol Pekalongan Gelar Aksi Damai

Widodo

Pemkot Pekalongan Dukung Rakornas Penanggulangan Bencana 2020

Widodo

Dinperinaker Mulai Data Calon Penerima Kartu Prakerja

Hadi Lempe

Manfaat BP JAMSOSTEK Bagi Kesejahteraan Pekerja dan Ahli Waris

Widodo

Leave a Comment