Berita

Pelaku Usaha Didorong Manfaatkan Peluang Katalog Elektronik

Sebagai upaya mendorong pelaku usaha untuk bergabung dalam katalog elektronik (e-katalog), bersama Pemerintah Kota Pekalongan, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menggelar sosialisasi optimalisasi penggunaan produk dalam negeri dan pemberdayaan Usaha Kecil Mikro dan Koperasi (UMKK) pada pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui e-katalog. Sebanyak 300 an pelaku usaha dilibatkan dalam sosialisasi tersebut, Selasa (25/6/2024) di Hotel Santika Kota Pekalongan.

Direktur advokasi pemerintah daerah LKPP, Fandy Dharma Saputra menyebutkan bahwa partisipasi pelaku usaha di Kota Pekalongan yang terlibat e-katalog masih 509 penyedia, jumlah tersebut masih harus didorong dan tingkatkan, mengingat di daerah lain UMKK yang bergabung di e-katalog berada di angka 1000an. Menurut Fandy masih sedikitnya keikutsertaan UMKK di Kota Pekalongan dikarenakan sebagian dari mereka belum mengetahui persis benefit apa yang akan mereka dapatkan. “Sekali pengusaha mencantumkan dalam e-katalog dan sepanjang aplikasi masih digunakan atau belum turun maka semua pemerintah daerah khususnya Pemkot Pekalongan maupun Indonesia akan melihat bahwa produk itu ada sehingga bisa menjadi pilihan ketika mereka berkegiatan, tidak perlu menawarkan lagi,” terangnya.

Selain itu, Fandy mengatakan bahwa saat ini UMKK diberi kemudahan untuk bertransaksi, berbeda dengan sebelumnya yang cukup memakan waktu yang lama saat proses pembayaran. “Kita sediakan kartu kredit pemerintah daerah, jadi kalau kita menjual lewat e-katalog pembayarannya dengan kartu kredit, instansi yang akan melakukan penyelesaian dengan bank sehingga para UMKM modalnya tidak terlalu lama. Selain itu, jika ada perubahan spesifikasi harga setiap saat bisa merubah di dalam etalase disesuaikan dengan perkembangan saat ini,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Pekalongan, Salahudin mengucapkan terimakasih atas dukungan LKPP yang telah membuka wawasan bagi pelaku usaha lebih luas lagi, sehingga mereka mampu belajar bagaimana caranya supaya produknya dikenal lebih luas sehingga potensi usaha untuk berkembang dan maju lebih besar. “Selain terus belajar, saya juga mengingatkan supaya mereka memperbaiki karakter keluarga masing-masing agar lebih siap diberikan kesuksesan, manfaatkan ilmu yang telah dipelajari disini untuk dipraktekkan memperbaiki kinerja usahanya dengan salah satunya mendaftarkan produk mereka di e-katalog. Tetapi jangan lupa taat peraturan dan perundangan seperti taat pajak dengan begitu kemudahan berusaha maju ke depan lebih terbuka lebar, kalau dari awal usaha sudah dilakukan yang baik maka akan baik,” pungkasnya. (Dinkominfo/Aina HL)

Related posts

Limbah Hotel Horison Resahkan Warga, Dinas Lingkungan Hidup “Tutup Mata”.

Hadi Lempe

Bantuan Pangan Beras Mulai Disalurkan di Tingkat Kelurahan

Hadi Lempe

Kantor Kelurahan Klego Diresmikan, Walikota Minta Tingkatkan Kinerja

Hadi Lempe

Jelang Pemilu, Belasan Ribu E-KTP rusak Dimusnahkan

Hadi Lempe

Dindik Beri Trauma Healing bagi Anak-anak Korban Banjir

Hadi Lempe

Hari Kartini, 13 Warga Binaan Ikuti Pelatihan Merapikan Tempat Tidur

Hadi Lempe

Leave a Comment