serahkan bantuan
Ragam

Pemkot bersama Kodam IV/Diponegoro Berikan Santunan Kematian dan Bansos Sembako Veteran

Kota Pekalongan Garudacitizen Jateng- Pemerintah Kota Pekalongan menyerahkan bantuan kematian bagi 72 warga se-Kecamatan Pekalongan Timur untuk bulan Juli dan Agustus sebesar Rp1 juta per ahli waris yang anggota keluarganya meninggal dunia. Bersamaan dengan kegiatan tersebut, Pemkot bersinergi dengan Kodam IV/Diponegoro juga menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) bagi veteran sebanyak 87 paket sembako dan Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) bagi para janda veteran sebanyak dua orang, bertempat di Aula Kecamatan Pekalongan Timur, Kamis (26/11/2020).

Dalam sambutannya, Walikota Saelany menyampaikan belasungkawa kepada ahli waris atas kepergian orang-orang tercinta mereka. Ia berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik. “Ini merupakan program Pemkot untuk membantu masyarakat yang tidak mampu. Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk keperluan perawatan pemakaman maupun selamatan,” ungkap Saelany.

Terkait dengan penyerahan bansos untuk veteran, Saelany menuturkan bahwa Pemkot bersama dengan Kodam IV/Diponegoro memberikan bansos sembako sebagai wujud perhatian pemerintah kepada para veteran yang sudah berkorban untuk bangsa.

“Para veteran ini sudah membaktikan diri untuk bangsa dan negara sehingga selayaknya mereka diberikan perhatian. Saya juga apresiasi terhadap program Kodam IV/Diponegoro yang beberapa kali bersinergi dengan Pemkot,” imbuh Saelany.

Senada dengan yang disampaikan Walikota Saelany, Kababinminvetcad Kodam IV/Diponegoro Letnan Kolonel Inf Eko Ismadi S.Th mengungkapkan, para veteran dan janda veteran sudah selayaknya diberikan perhatian, terlebih saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19. Sehingga bantuan tersebut sangat besar manfaatnya. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak awal bulan September.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan para veteran, sekaligus wujud perhatian kepada para pejuang dan pahlawan. Karena tanpa veteran kita semua tentu tidak akan bisa menikmati kemerdekaan saat ini,” tutur Letkol Inf Eko.

Pada kesempatan yang sama, Letkol Inf Eko mengajak kepada seluruh pihak agar mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan disiplin diri menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dalam beraktifitas.

Ditambahkan oleh Camat Pekalongan Timur, Nur Soba SSos MM menjelaskan, bantuan kematian di Kecamatan Pekalongan Timur ini untuk yang meninggal Juli dan Agustus yakni sebanyak 77 orang dengan rincian Kelurahan Poncol 19 orang, Kelurahan Klego 4 orang, Kelurahan Kauman 5 orang, Kelurahan Noyontaansari 15 orang, Kelurahan Gamer 9 orang, Kelurahan Setono 12 orang, dan Kelurahan Kalibaros 8 orang. (HL/Tim)

Related posts

Meski Dapat Acungan Jempol, Evaluasi PJJ Tetap Dilakukan

Hadi Lempe

37 Anggota Kodim Pekalongan Naik Pangkat

Widodo

Lomba Mancing Meriahkan HUT RI ke-73

Hadi Lempe

Cegah Covid-19, Batasi Pelayanan Dengan Menggunakan Akrilik

Hadi Lempe

Jelang Pergantian Tahun, 41 Personel Polres Pekalongan Kota Naik Pangkat

Widodo

Geger Penemuan Mayat di Sebuah Rumah Patak Banteng

Widodo

Leave a Comment