Ragam

Pemkot dan Forkopimda Pantau Langsung Penyaluran BLT dari JPS

Kota Pekalongan Garudacitizen Jateng – Pemerintah Kota Pekalongan bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekalongan melakukan pemantauan langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Pekalongan. Pantauan penyaluran bantuan sosial untuk membantu 33.086 KK di tengah pandemi Covid-19 ini dilakukan agar dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE didampingi Wakil Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid SE, Ketua DPRD Kota Pekalongan, Hj Balgies Diab SAg MM, Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Egy Adrian Suez SH SIK MH, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Arfan Johan Wihananto SIP MMS, Kepala Kejaksaan Negeri, Zainal Arifin, Kepala Pengadilan Negeri Pekalongan Kelas IB, Sutaji, serta seksda, para asisten, dan kepala OPD di Kota Pekalongan, serentak meninjau empat kelurahan yakni,Kelurahan Podosugih, Kelurahan Padukuhan Kraton, Kelurahan Poncol, dan Kelurahan Jenggot, Selasa (12/5/2020).

Menurut Walikota Prkalongan,Saelany, pelaksanaan penyaluran bantuan ini telah berjalan, untyk sementara dalam pemantauanya di nilai lancar, karena sistem pembagianya sejauh sebelumnya sudah dipersiapkan sedemikian rupa. “Semoga penyaluran bantuan di 27 kelurahan se-Kota Pekalongan dapat berjalan lancar tanpa kendala. Selain itu, bagi masyarakat yang tidak berhak menerima bantuan tersebut sebaiknya untuk diberikan kepada warga lain yang benar-benar membutuhkan, yakni warga yang betul-betul miskin dan terdampak tetapi belum menerima bantuan apapun baik dari bantuan pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah daerah setempat,” tutur Saelany.

Di keaempatan itu, Ketua DPRD Kota Pekalongan, Hj Balgies Diab SAg MM juga menyampaikan rasa syukurnya atas pencairan BLT untuk warga Kota Pekalongan. Balgies berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik. “Tadi kami sudah keliling ke beberapa kelurahan, saya melihat keadaannya cukup kondusif dan masyarakatnya kooperatif, sehingga penyaluran tak ada kendala. Kendati demikian social distancing harus tetap diterapkan,” papar Balgies.

Sementara itx Kota Pekalongan dengan memberikan bantuan ini cukup bagus, bahkan dapat menjadi stimulant untuk masyarakat lainnya yang mampu untuk ikut berbagi.

“Baru sekarang transaksi atau penyaluran bantuan dapat dilaksanakan dan alhamdulillah berjalan tertib. Menurut saya ini sudah terencana dan terdaftar dengan baik, misal ada satu atau dua yang keselip itu wajar tak perlu dibesar-besarkan. Ada lurah dan camat yang akan mendata kembali dengan baik,” kata Dandim Arfan. (Tim Gc)

Related posts

Diresmikan, Kampung Tangguh Nusantara Candi Jadi Solusi Penanganan Pandemi

Hadi Lempe

137 WBP Rutan Diusulkan Dapat Remisi Lebaran

Hadi Lempe

Dindagkop-UKM Targetkan Jumlah Eksportir Pekalongan Bertambah

Hadi Lempe

PGRI Selenggarakan Pelatihan Penulisan Bagi Guru

Hadi Lempe

Ganjar Instruksikan Pemkot Pekalongan Lakukan Penataan Drainase Tengah Kota

Widodo

Sukses Sejuta Akseptor, Pelayanan KB Kota Pekalongan Lampaui Target

Hadi Lempe

Leave a Comment