Pemkot Pekalongan Berupaya Tingkatkan IDSD
Berita

Pemkot Pekalongan Berupaya Tingkatkan IDSD

Kota Pekalongan – Dalam rangka meningkatkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) di tahun 2019, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan menggelar Sosialisasi dan Rencana Aksi Peningkatan IDSD Kota Pekalongan di Ruang Jetayu Setda Kota Pekalongan, Selasa siang (18/12/2018).

IDSD merupakan cerminan tingkat produktivitas, kemajuan dan kemandirian suatu daerah. Sosialisasi peningkatan IDSD yang digelar siang hari ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan tingkat daya saing daerah Kota Pekalongan sebagai acuan dalam meningkatkan potensi daya saing daerah.

Dibuka oleh Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz dan dihadiri oleh OPD se-Kota Pekalongan, Dewan Riset Daerah Kota Pekalongan,LPPM Perguruan Tinggi, Kadin se-Kota Pekalongan atau yang mewakili dan Pengelola Technopark Kota Pekalongan. Sedangkan bertindak sebagai narasumber, Muhammad Amin, Kasi Sistem Informasi Informasi pada Dirjen Penguatan Inovasi Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ( Kemenristekdikti) RI, dan Muhsid, Peneliti dari Provinsi Jawa Tengah.

Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz dalam sambutannya mengatakan pengukuran IDSD dapat digunakan sebagai alat untuk menilai keberhasilan Pemkot Pekalongan untuk dapat bersaing dengan daerah-daerah lainnya dan mendukung daya saing nasional.

“Jika suatu daerah memiliki daya saing maka akan menarik para investor untuk berinvestasi baik dari sektor pariwisata, ekonomi, UMKM maupun kebijakan perizinan. Kami harapkan Kota Pekalongan dapat memenuhi unsur daya saing unggulan. Jika dibandingkan daerah lain, kita bisa lihat betapa tumbuh subur iklim usaha dan UMKM di Kota Pekalongan apalagi kita juga menawarkan dalam mengurus perijinan bagi para investor, belum lagi sektor pariwisata tumbuh pesat baik wisata belanja maupun religi,”ujar Saelany.

Ditambahkan oleh Kepala Bappeda Kota Pekalongan, Anita Heru, di tahun 2018 ini Kota Pekalongan menduduki peringkat 8 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dan memperoleh Juara Favorite I dalam Anugerah IDSD Provinsi Jawa Tengah yang digelar pada 11 Desember 2018 di Magelang.

“Kita berharap IDSD kita semakin meningkat, syukur-syukur bisa masuk 3 besar karena kita termasuk yang memulai Sistem Inovasi Daerah (SIDA) baik untuk jangka menengah maupun jangka panjang. Oleh karena kita harapkan dukungan OPD dan stakeholders bagaimana pendataan di Pemerintah Kota Pekalongan bisa kita lebih baik, kita punya tim koordinasi SIDA yang bisa kita manfaatkan dan mengevaluasi nilai-nilai yang bisa kita tingkatkan ke depan,” ucap Anita.

Sementara itu, Kasi Sistem Informasi Informasi pada Dirjen Penguatan Inovasi Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ( Kemenristekdikti) RI, Muhammad Amin, menuturkan Kota Pekalongan sebetulnya dapat memperoleh peringkat yang lebih baik lagi dengan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah dan berkoordinasi dengan para OPD dan stakeholders terkait dalam penyajian data yang lebih update dan kebijakan apa saja yang harus diambil guna meningkatkan IDSD Kota Pekalongan di tahun mendatang. (Dian)

Related posts

Kemenperin Dorong WUB IKM

Widodo

Ketidakadilan Pembagian Honor Guru Sekolah Minggu Buddha Membuat Kecemburuan Sosial.

Hadi Lempe

Populerkan Sarung Batik Pekalongan, Walikota Hadiri Sarung Fest 2019

Widodo

Jelang Pemilu, Kesbangpol Sasar Pemilih Pemula

Hadi Lempe

Warga Geram, Segel Gerbang Gardu Induk 500KV PLTU Batang

Hadi Lempe

Spanduk Provokatif, Jelang Kedatangan Sandiaga Uno Di Pekalongan

Widodo

Leave a Comment