Pengembangan Implementasi PPK dan Literasi sebagai Program Wajib
Statemen

Pengembangan Implementasi PPK dan Literasi sebagai Program Wajib

Pasir Pengaraian, garudacitizen – Bertempat di Aula SMP Negeri Rambah, Rokan Hulu, Riau. Kamis (19/9/2019). Telah di gelar kegiatan pendampingan SPMI program mutu wajib. Dengan tema “Pengembangan Implementasi PPK dan Literasi”.

Pelatihan ini dihadiri oleh 20 peserta. Dari SMP Negeri 1 Rambah sebagai sekolah binaan LPMP dan sepuluh peserta dari lima sekolah imbas. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga (Disdikpora) Rokanhulu. Drs. H. Ibnu Ulya, M.Si.

Dalam sambutannya, Ulya mengatakan untuk hasil UNBK bisa meningkat jika kesiapan guru mata pelajaran dalam memberikan pembelajaran menyenangkan. Serta bisa memotivasi peserta didik, sehingga semangat belajar menghadapi UNBK siswa lebih baik,” ujarnya.

“Dengan perkembangan pesat teknologi sekarang ini. Mempercepat proses individualisme pada diri peserta didik. Sehingga tak betah di sekolah. Untuk itu guru berkewajiban mencari cara bagaimana proses pembelajaran dalam kelas menyenangkan dan menarik bagi peserta didik,” Jelas Ulya.

Peningkatan kualitas proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru yang dilakukan di dalam kelas untuk mengintegrasikan PPK dan literasi sehingga karakter peserta didik lebih baik. Literasi membentuk pribadi yang kritis untuk menghadapi perkembangan globalisasi di masa yang akan datang dan menyiapkan generasi emas 2045.

Narasumber LPMP, Sri elfina, S.Pd. Mengatakan “Peserta didik dikepung dari semua sisi dengan PPK, sehingga karakternya lebih baik dan mengajaknya untuk berliterasi dalam pembelajaran sehingga berpikir kritis,” ujarnya.

“Penerapan PPK dan literasi perlunya guru yang kreatif dan berpikiran positif. Untuk mencari solusi menghadapi peserta yang hiperaktif. Sehingga bisa terarah dengan baik dan berhasil dalam pembelajaran” ungkapnya.

“Guru wajib melakukan pembiasaan yang positif. Sebagai pembentukkan karakter serta memperlihatkan keteladanan dan kreatif guru pada peserta didik. Sehingga mereka mencontoh dari apa yang guru lakukan termasuk berliterasi,” pungkasnya. (Suyatri Yatri)

Related posts

TPS3R Plus, Kota Pekalongan Menuju Bebas Sampah

Widodo

Satpol PP Ajak PK5 Patuhi Aturan Bongkar Pasang Lapak

Widodo

PPDB, Pemohon Legalisir Akta Kelahiran dan KK Membludak

Widodo

Babinsa Bersama Kepala Desa Awasi Pembangunan Lapangan Rejosari Bojong

Widodo

Dinkes Kota Pekalongan Minta Masyakat Tak Panik Hadapi Corona

Widodo

Walikota Kukuhkan Takmir Masjid 2019-2022

Widodo

Leave a Comment