Kota Pekalongan, Garudacitizen Jateng – Dalam rangka HUT ke-16, RSUD Bendan Kota Pekalongan resmi meluncurkan layanan Digital Subtraction Angiography (DSA), inovasi medis untuk memeriksa kondisi pembuluh darah, khususnya dalam upaya deteksi dini dan penanganan stroke. Layanan ini menjadi yang pertama hadir di Kota Pekalongan.
Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid mengapresiasi peluncuran layanan DSA sebagai kemajuan signifikan dalam layanan kesehatan. Ia menyebut DSA sangat penting karena bisa mendeteksi penyumbatan pembuluh darah sejak dini.

“Layanan ini saya harapkan menjadi solusi preventif. Biayanya memang tidak murah, sekitar Rp8,5 juta, namun bisa mencegah stroke hingga 10–15 tahun ke depan,” ujar Wali Kota Aaf, sapaan akrabnya.
Ia juga membagikan pengalamannya saat ibunda menjalani tindakan DSA di RS Gatot Subroto, yang kemudian menginspirasi kehadiran layanan serupa di Pekalongan.

Direktur RSUD Bendan, dr. Dwi Heri Wibawa menjelaskan DSA sangat bermanfaat untuk mendeteksi gangguan aliran darah di otak seperti penyempitan dan sumbatan. “Dengan alat Cath Lab, layanan DSA kini bisa kami berikan secara maksimal dengan tenaga medis kompeten,” jelasnya.
Layanan ini berada di ruang khusus dekat basement RSUD Bendan. Dengan adanya DSA, masyarakat Pekalongan dan sekitarnya kini tidak perlu ke luar kota untuk mendapatkan layanan serupa.
Diharapkan layanan ini bisa menjadikan RSUD Bendan sebagai rumah sakit rujukan utama penanganan stroke dan gangguan pembuluh darah di wilayah Pantura tengah. (Dian/Risma)
