Sosial Budaya Statemen

Sinergi Bersama Bangun Kota Pekalongan, Habib Luthfi Akan Audiensi dengan Presiden Jokowi

Kota Pekalongan, jateng.garudacitizen.com – Dalam rangka membangun sebuah kota menjadi lebih baik memang diperlukan sinergitas antar seluruh komponen masyarakat tidak hanya dari pemerintah saja, melainkan kesadaran akan peran masyarakat itu sendiri yang terpenting untuk bersama-sama membangun Kota Pekalongan dalam mengatasi berbagai permasalahan yang ada didalamnya. Hal itu diungkapkan Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (JATMAN) Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya saat mengisi acara Halal Bihalal dan Bincang Pembangunan Kota Pekalongan di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Selasa (11/06/2019).

Pada acara silaturahmi yang juga dihadiri oleh Walikota Pekalongan, H.M. Saelany Machfudz,S.E., Wakil Walikota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid, Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih, S.E., M.Si, para Asisten Daerah, Staf Ahli, jajaran Forkopimda, camat dan lurah se-Kota Pekalongan serta Dewan Riset Daerah (DRD) Kota Pekalongan, Habib Luthfi mengungkapkan siap membantu memfasilitasi untuk audiensi kepada RI 1, Presiden Jokowi terkait rencana pembangunan di Kota Pekalongan pada tahun 2020 mendatang.

“Harus siap terutama masalah penanganan rob karena dalam rob terkadang air yang kotor pun akan naik. Semoga tidak menjadi sebab yang menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan. Dengan adanya rob yang masuk ke beberapa sungai dan sebagainya terkadang air rob membawa limbah jangan sampai menjadi pengaruh perikanan-perikanan yang ada di Kota Pekalongan sehingga bisa mengurangi hasil dari nelayan-nelayan kita. Itu yang paling penting, kita sangat serius dalam penanganan rob tersebut,” ucap Habib Luthfi.

Lebih lanjut, Habib Lutfi juga meminta kepada para OPD menyiapkan rencana anggaran terkait pembangunan kota untuk keperluan audiensi tersebut. Pihaknya akan membantu membicarakan permasalahan yang ada di Kota Pekalongan dihadapan Presiden Jokowi dilanjutkan dengan penyampaian semua aspirasi dan rencana-rencana pembangunan oleh OPD terkait sehingga dapat segera terealisasikan.

“Berapa utusan dari kotamadya Pekalongan, dari pembangunannya siapa, tata kotanya siapa, rancangan tadi yang dijelaskan pak wali bagaimana, kita minta audiensi kepada RI 1. Kota Pekalongan adalah milik kita semuanya kalau kita sendiri tidak mau tandang ya repot juga. Jangan sampai terjadi saling menyalahkan, ayo kita ambil solusi bagaimana Kota Pekalongan itu indah, baik dan sehat yang paling utama,” jelas Habib Luthfi.

Sementara itu, pada kesempatan sebelumnya, Walikota Pekalongan, H.M. Saelany Machfudz,S.E. memaparkan gambaran umum mengenai Kota Pekalongan dan sejumlah encana pembangunan Kota Pekalongan pada tahun 2020 antara lain penanganan banjir rob, pembangunan Pekalongan Baru, penataan Alun-Alun Kota, pembangunan Flyover yang akan menghubungkan Jalan Gajah Mada Barat dengan Jalan Sriwijaya.

“Perencanaan ke depan mudah-mudahan akan lebih baik. Penyediaan sarpras pengendali banjir rob, termasuk bantuan dari provinsi parapet, pompa dan sebagainya. Rencana pembangunan kota ini juga merupakan sinergi dari beberapa para ahli yang kita undang termasuk dari Belanda dan keterlibatan Dewan Riset Daerah (DRD) serta para kepala OPD terkait, mudah-mudahan bisa segera selesai di akhir tahun ini,” papar Saelany.

Ditambahkan Wakil Walikota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid mengajak untuk bersama-bersama mendukung tindakan yang nyata untuk pembangunan Kota Pekalongan ke depan yang lebih baik dengan difasilitasi Habib Luthfi yang memiliki akses langsung ke RI 1.

“Mudah-mudahan di bulan Syawal ini bisa menjadi momentum masyarakat Kota Pekalongan beserta tokoh dunia Abah Luthfi bisa bersinergi yang akan berdampak dengan kemajuan, kinerja OPD, penanganan-penanganan pembangunan di Kota Pekalongan karena akses beliau memang langsung ke RI 1 . Pada kesempatan bagus ini, mari kita follow up, mari kita kerjakan tidak hanya wacana, mulai saat ini action, follow up, tindakan harus benar-benar dilakukan dengan kerjasama semua pemerintahan, instansi terkait, praktisi pendidikan, praktisi hukum, TNI/POLRI, pemuka agama untuk tujuan pembangunan Kota Pekalongan,” tandas Afzan. (GC.Tim)

Related posts

Mutasi Jabatan Danramil Kodim Pekalongan Adakan Verifikasi di 5 Koramil

Widodo

Babinsa Bersama Kepala Desa Awasi Pembangunan Lapangan Rejosari Bojong

Widodo

Uniknya Tradisi Dugderan di Semarang, Simbol Persatuan & Kerukunan Umat Beragama

Dedi Ariko

Lestarikan Tradisi Syawalan, Pemkot Kembali Gelar Festival Balon Tambat

Widodo

Tahun 2019, Penataan Alun-Alun Sisi Timur Mulai Dikerjakan

Hadi Lempe

Apel Bersama TNI-Polri Pekalongan Perkuat Soliditas dan Sinergitas

Widodo

Leave a Comment