Sosialisasi Kadarkum Jelang Pemilu Pemkot ajak Kalangan Mahasiswa Antisipasi Berita Hoax dan Tangkal Radikalisme
Berita

Sosialisasi Kadarkum: Jelang Pemilu, Pemkot ajak Kalangan Mahasiswa Antisipasi Berita Hoax dan Tangkal Radikalisme

Kota Pekalongan- Guna menumbuhkan serta meningkatkan kesadaran hukum di kalangan mahasiswa, Pemeritah Kota Pekalongan melalui Bagian Hukum Setda Kota Pekalongan memberikan Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Tingkat Kota di Ruang Jetayu, Kamis (13/12/2018).

Guna menumbuhkan serta meningkatkan kesadaran hukum di kalangan mahasiswa, Pemeritah Kota Pekalongan melalui Bagian Hukum Setda Kota Pekalongan memberikan Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Tingkat Kota di Ruang Jetayu, Kamis (13/12/2018).

Adapun tujuan sosialisasi ini digelar untuk memberikan ruang diskusi antara pemerintah dengan mahasiswa mengenai peran Pemerintah dalam mengantisipasi berita hoax dan menangkal isu radikalisme dan ekstremisme sehingga kondisi Kota Pekalongan semakin aman, tenteram dan kondusif.

Sosialisasi dibuka oleh Walikota Pekalongan yang diwakilkan Asisten Pemerintahan Setda Kota Pekalongan, Doyo Budi Wibowo dan diikuti oleh 50 peserta dari kalangan mahasiswa-mahasiswi Universitas Pekalongan (Unikal) dan Institut Agama Islam Negeri Pekalongan ( IAIN ) Kota Pekalongan.

Asisten Pemerintahan Setda Kota Pekalongan, Doyo Budi Wibowo mengatakan bahwa Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) bagi mahasiswa dipandang perlu diberikan karena mahasiswa sebagai pemilih pemula dalam Pemilu 2019 nanti.

“Pendidikan politik sangat penting bagi pemilih pemula sebagai bentuk upaya membangun kesadaran politik sehingga mereka bisa berpikir rasional dalam memberikan suara di pemilihan nanti guna mewujudkan pemilu yang jujur dan adil serta tidak diskriminasi,”ucap Doyo.

Doyo menghimbau kepada mahasiswa untuk pandai mengantisipasi berita hoax yg kerap muncul di berita menjelang pemilu 2019 dan
mereka dituntut agar mampu menangkal paham radikalisme dan ekstremisme yang dapat mengancam generasi bangsa.

Dalam sosialisasi tersebut, hadir sebagai narasumber yakni Kasi Intel pada Kejari Pekalongan, Budi Santoso dan Jaksa Intel Kejari Pekalongan, Meisyah serta Paur Rapkum Polres Pekaongan Kota, Ipda Eka Santosa.

” Upaya pencegahan dan membentengi diri dari ajaran radikalisme bisa melalui jangan mudah terayu dengan ajaran yang sesat, tidak mudah tergiur dengan rayuan dan imbalan, jangan mau menerima ajakan untuk bergabung dan jangan berguru ilmu agama kepada orang yang menyesatkan”, ujar Ipda Eka.

Sementara itu, Jaksa Intel Kejari Pekalongan, Meisyah menjelaskan bahwa upaya pencegahan penyebaran berita hoax yang sering muncul menjelang pemilu harus diwanti-wanti bersama dengan cara menghilangkan kebiasaan membagikan konten tanpa membaca isinya secara keseluruhan, mencari referensi lanjutan di situs terpercaya dan tidak buru-buru membagikan berita tersebut sebelum di kroscek kebenarannya. (Dian)

Related posts

Jelang Idul Fitri, Personel Gabungan Polres Pekalongan Kota Pastikan Alat Ukur BBM SPBU di Wilayah Kota Pekalongan Aman dan Sesuai Standar

Hadi Lempe

Tumbuhkan Nasionalisme, Kesbangpol Gelar LCC Wawasan Kebangsaan

Hadi Lempe

Humanis, Babinsa Berikan Pelajaran Tematik Pada Pelajar MII

Hadi Lempe

Narapidana Lapas Batang Lakukan Ikrar Setia NKRI

Hadi Lempe

Kapolda Jateng selaku Kaopsda Ops Mantap Brata; hari ini telah dilakukan Deklarasi Pemilu Damai oleh Wartawan di Jawa Tengah

Hadi Lempe

Wali Pemasyarakatan Berprestasi Lapas High Risk Pasir Putih Kanwil Kemenkumham Jateng Terima Penghargaan dari BNPT

Hadi Lempe

Leave a Comment