Ragam

Terdampak Covid-19, KORPRI Berbagi 150 Paket Sembako untuk Pedagang Sekolah

Kota Pekalongan Garudacitizen Jateng- Pandemi Covid-19 yang belum berakhir , serta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang masih diperpanjang, kembali menggugah kepedulian anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Pekalongan untuk berbagi 150 paket sembako kepada para pedagang kecil di sekolah yang terdampak Covid-19. Kegiatan sosial yang merupakan program KORPRI Peduli Covid-19 ini secara simbolis diberikan oleh Ketua KORPRI Kota Pekalongan, Drs Slamet Prihantono, M.M didampingi Sekretaris KORPRI Kota Pekalongan, Zainul Hakim, S.H, MHum kepada perwakilan pedagang kecil di sekolah-sekolah tingkat PAUD,TK,SD,SMP dan SMA sederajat di Kantor Sekretariat KORPRI setempat,Senin(25/1/2020).

Ketua KORPRI Kota Pekalongan yang akrap disapa Totok ,mengungkapkan bahwa terlaksananya kegiatan sosial yang dikemas dalam KORPRI Peduli Covid-19 ini berasal dari iuran para anggota KORPRI Kota Pekalongan yang sengaja menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 khususnya para pedagang kecil di sekolah-sekolah yang terimbas akibat diliburkannya sekolah selama masa pandemi. Dalam kegiatan KORPRI Peduli Covid-19 ini, Totok menerangkan,selain bantuan sosial yang diberikan kepada para pedagang sekolah, bantuan sosial juga menyasar para anggota KORPRI yang meninggal dunia akibat Covid-19 berupa santunan uang tunai sebesar Rp1,5 juta kepada keluarganya maupun ahli waris.

“Dalam rangka KORPRI Peduli Covid-19, Pengurus KORPRI mengumpulkan dana dari anggota-anggotanya untuk disalurkan dalam beberapa kegiatan sosial baik untuk masyarakat maupun anggota kami yang meninggal dunia karena Covid-19. Sementara untuk kegiatan sosial hari ini,kami melaksanakan kegiatan bakti sosial (baksos) berupa bantuan paket sembako kepada 150 pedagang kecil di semua tingkat sekolah,karena selama Covid-19 ini mereka tidak bisa berjualan, seiring kebijakan diliburkannya kegiatan belajar mengajar di sekolah dan mengharuskan siswa belajar dari rumah (daring),” jelasnya.

Totok menyebutkan,adapun bantuan 150 paket sembako yang dibagikan berupa beras,minyak goreng,gula pasir,mie instan dan lain sebagainya senilai Rp150 ribu per paket. Pihaknya berharap,bantuan yang diberikan ini setidaknya bisa membantu masyarakat terdampak Covid-19 terutama di kalangan pedagang sekolah.

“Harapan kami pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir, kegiatan belajar mengajar di sekolah bisa aktif berjalan seperti semula sehingga para pedagang yang berjualan di lingkungan sekolah ini bisa kembali berdagang dan mencari rejekinya kembali,”ujarnya.

Bantuan paket sembako dari kepedulian para anggota KORPRI Kota Pekalongan ini disambut baik oleh salah satu pedagang sekolah yang menerima bantuan tersebut,salah satunya Slamet Budiono. Slamet mengaku bersyukur dan mengucapkan terimakasih atas bantuan sembako yang diberikan. Pria yang sehari-hari berjualan jajanan sosis ini mengaku selama pandemi Covid-19 omset jualannya turun karena banyak anak sekolah yang libur.

“Alhamdulillah, saya berterimakasih sekali sudah dibantu melalui kegiatan KORPRI Peduli Covid-19. Jujur saja selama pandemi ini dan banyak anak sekolah yang libur, omset jualan saya turun sehingga saya saat ini hanya bisa berkeliling jualan di TPQ maupun Madin yang masih buka pada sore hari saja. Bantuan sembako ini setidaknya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari saya dan keluarga, terimakasih atas bentuk kepedulian dari KORPRI Kota Pekalongan,” pungkasnya.(HL/Sekar)

Related posts

Pelantikan Walikota Pekalongan Akan Dilakukan Secara Virtual dan Terbatas

Hadi Lempe

Harganas ke-27, Puskesmas Bendan Dukung Gerakan Sejuta Akseptor

Hadi Lempe

Dilengkapi Protokol Kesehatan Ketat, Hari Ini Sensus Penduduk Door To Door Dimulai

Hadi Lempe

Minim Penerangan, Remaja Berpasangan Dibubarkan Polisi

Widodo

Perkuat Ekonomi Kreatif, Komisi X DPR RI Kunjungi Kota Pekalongan

Hadi Lempe

Walikota Tinjau Tanggul Jebol, Tanggul Slamaran Bakal Ditangani

Hadi Lempe

Leave a Comment