Berita

Tingkatkan Perekonomian Pekalongan, Pemkot Akan Kembali Buka Pekalongan Batik Night Market di Pasar Grosir Setono.

Kota Pekalongan- Guna meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Pekalongan dan melestarikan batik, Pemerintah Kota Pekalongan akan terus menggiatkan promosi pemasaran batik, salah satunya melalui Pekalongan Batik Night Market. Untuk menyukseskan Pekalongan Batik Night Market, para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang batik dan kuliner diberi Sosialisasi Pekalongan Batik Night Market yang digelar di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Senin (25/02/2019).

Tujuan Sosialisasi ini adalah untuk memberi penguatan kepada para pelaku usaha di Kota Pekalongan dengan adanya Pekalongan Batik Night Market atau Pasar Batik hingga malam hari. Selain itu, untuk mengembangkan sentra-sentra UKM di Kota Pekalongan di bidang batik, kuliner, fashion, craft, dan sebagainya.

Turut hadir dalam sosialisasi tersebut Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM), Zainul Hakim beserta jajaran, Bagian Promosi dan Marketing PHRI, Cucut Suranto, para pelaku UMKM yang ada di Kota Pekalongan diantaranya pelaku UMKM Pasar Grosir Gramer, Grosir Setono, Kampung Batik Kauman, Buaran, Kampung Canting Landungsari, dan Medono. Sedangkan bertindak sebagai narasumber yakni dari Kepala Dindagkop UKM, BPJS Ketenagakerjaan, PT. Indosat, dan Pos Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz menyampaikan bahwa Pekalongan Batik Night Market menjadi salah satu program prioritas yang ada pada RPJMD 2019 untuk menggerakkan roda perekonomian di Kota Pekalongan.

“Pekalongan Batik Night Market ini merupakan salah satu yang tercantum dalam skala prioritas di RPJMD kita. Saya ingin bahwa siapapun yang datang ke Kota Pekalongan di jam berapapun mereka masih bisa dilayani pembelian batik,” kata Saelany.

Disampaikan Saelany, Pekalongan Batik Night Market yang sudah digagas sejak tahun 2017 yang pertama kali dipusatkan di Pasar Grosir Gamer ini ke depan rencananya akan ditambah kembali di Pusat Grosir Setono dengan dukungan puluhan para UMKM yang akan memasarkan produk-produknya dan sarana prasarana pendukung lainnya.

“Batik Night Market ini sebetulnya sudah ada sejak setahunan lalu yang kita pusatkan di Pasar Gamer dan mudah-mudahan ke depan bisa membantu para pelaku UMKM dengan adanya sarana dan prasarana yang memungkinkan termasuk baliho-baliho dan promosi-promosi yang akan menjadikannya seperti di daerah Cirebon, sentra batik Trusmi. Apalagi dengan adanya interchange yang masuk langsung ke Pusat Grosir Setono diharapkan memberi dampak yang positif terhadap penjualan batik di Kota Pekalongan” terang Saelany.

Menurut Saelany, untuk menggiatkan Batik Night Market ini butuh perjuangan dan kerjasama dengan para pelaku UMKM agar mau memasarkan di Pasar Grosir Setono dan mengajak mereka untuk dapat membuka usahanya hingga malam hari bahkan hingga 24 jam.

Sementara itu, Kepala Dindagkop-UKM, Zainul Hakim menuturkan selain diramaikan pelaku UMKM Batik, pada Pekalongan Batik Night Market juga dilengkapi dengan stand kuliner maupun produk-produk kerajinan lain.

“Selain menyediakan batik, di Pekalongan Batik Night Market akan dijual juga aneka kuliner dan kerajinan lain agar pengunjung bisa berbelanja batik sambil wisata kuliner,” ucap Zainul.

Ditambahkan Kepala Bidang Perdagangan Dindagkop UKM Kota Pekalongan, Sri Haryati, pada tahun 2019 ditargetkan sebelum lebaran mendatang, pemasangan baliho dan Giant Letter Lights atau Lampu Tulisan Raksasa bertuliskan Pekalongan Batik Night Market akan selesai dipasang guna memberikan informasi kepada para pemudik yang ingin berbelanja oleh-oleh batik Pekalongan.

“ Rencananya sebelum lebaran baliho dan papan Letter Giant Light sudah bisa selesai. Pemasangan di daerah Bojong dan Rest Area Candi, sebelah barat dan timur sebelum exit tol untuk baliho, sedangkan Letter Giant Lights ada di depan Pasar Grosir Setono. Di Pasar Grosir Setono sendiri, sekarang pedagang sudah ada beberapa yang membuka usahanya hingga malam hari khususnya di kios bagian depan diharapkan nanti yang lain bisa menyusul buka hingga malam hari sehingga perekonomian di Kota Pekalongan bisa meningkat,” imbuh Sri Haryati. (Hadi)

Related posts

Kenalkan Kehidupan TNI, TK ABA Bendan Kunjungi Kodim Pekalongan

Widodo

Ratusan warga orasi proyek pembangunan PLTU Batang

Hadi Lempe

Jam Komandan, Dandim pekalongan Sampaikan Tentang Netralitas TNI

Widodo

Hari Jadi Pekalongan, Netzme Gelar Funtastic Fest Pekalongan 2019

Widodo

Upacara 17-an Kemuspidaan, Bupati Pekalongan Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

Widodo

Dandim Pekalongan : Komsos Wujudkan Kemanunggalan TNI Rakyat

Widodo

Leave a Comment