Ekonomi

Pemkot Pekalongan Dorong Wirausaha Manfaatkan Potensi Digital Marketing

Kota Pekalongan Garudacitizen Jateng- Saat ini banyak aplikasi digital yang memudahkan para pelaku usaha untuk bertransaksi. Tetapi, masih ada pelaku usaha yang asing dengan perkembangan teknologi. Padahal, untuk bertahan di tengah pandemi ini, pelaku usaha harus masuk ke dunia digital. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pekalongan mendorong para wirausaha untuk intens memanfaatkan potensi pemasaran digital menghadapi kondisi pandemi saat ini.

Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid,SE menjelaskan bahwa, dalam masa pandemi Covid-19, masyarakat terutama pelaku usaha dituntut untuk bisa melakukan perubahan agar bisa tetap bertahan. Perubahan dilakukan mulai dari transaksi yang sebelumnya dilakukan secara manual dan tatap muka langsung, kini mereka harus bisa memaksimalkan platform pemasaran digital (digital marketing) untuk kelangsungan usahanya.

“Terutama dalam masa pandemi, masyarakat dituntut untuk melakukan perubahan, dulu pelaku usaha UMKM mungkin hanya bertransaksi secara manual dan bertransaksi langsung, walaupun digital marketing ini sudah mulai dilakukan sejak sebelum pandemi, tetapi setelah adanya pandemi ini justru harus lebih gencar dilakukan. Mengingat, adanya sejumlah aturan pembatasan-pembatasan PPKM Level 4 seperti sekarang yang membatasi mereka bertatap muka secara langsung dengan pembeli, jika tidak memaksimalkan digital marketing melalui sosial media tentunya mereka hanya menunggu pelanggan atau pembeli saja,kalau tidak ada yang datang ya tidak ada yang beli,” terang Aaf, dalam kegiatan Pelatihan Digital Marketing Bagi Wirausaha di Kota Pekalongan, bertempat di Hotel Pesonna Pekalongan, Selasa(3/8/2021).

Aaf menyambut positif adanya pelatihan digital marketing tersebut, dimana tidak hanya membantu pelaku usaha, perubahan teknologi niscaya menciptakan peluang baru yang berdampak pada munculnya lapangan kerja dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.

“Adanya pelatihan ini,kami sambut positif dan Alhamdulillah pesertanya dari berbagai sektor baik makanan, minuman, batik, kerajinan,dan sebagainya. Mudah-mudahan ilmu yang diberikan selama pelatihan selama 3 hari ini betul-betul bisa dimanfaatkan dan diterapkan untuk usaha mereka. Ini salah satu ikhtiar dalam membantu mengembangkan UMKM di Kota Pekalongan,” tutur Aaf.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Hj Inggit Soraya,Ssn yang turut serta mendukung dengan adanya pelatihan digital marketing ini. Dimana, para pelaku usaha ini memang ahrus bisa beradaptasi dengan kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Inggit berpesan, agar ilmu yang sudah diajarkan di pelatihan ini bisa langsung dipraktekkan terhadap usaha mereka.

“Yang dulunya memang digital marketing ini sudah ada dan dilakukan, tetapi karena adanya masa pandemi ini semua serba dibatasi dan pelaku usaha dituntut kreatif dan memanfaatkan media sosial sebagai media pemasaran produk usahanya. Hal ini dilakukan supaya membantu usaha mereka lebih dikenal luas ke masyarakat, tidak hanya pembeli lokal saja,tetapi bisa sampai luar daerah di Indonesia bahkan dunia. Kebetulan, Saya sendiri juga pelaku usaha, jadi bisa saling sharing bersama mulai dari mendirikan usaha, pemasaran, hingga mengembangkan usahanya,”imbuh Inggit.

Sementara itu, Plt Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan, Joko Purnomo,ST menyebutkan bahwa, dalam pelatihan ini diikuti sekitar 40 orang wirausaha dan pelaku UMKM dari berbagai sektor seperti makanan,minuman, batik, kerajinan dan sebagainya. Menurut Joko, dengan pemasaran digital (digital marketing) ini bisa sebagai suatu metode yang digunakan untuk mempromosikan produk dengan menggunakan media digital untuk memperluas jangkauan konsumen.

“Sebagian besar media digital yang digunakan adalah internet atau yang biasa dikenal dengan penjualan secara online. Media digital juga bisa digunakan untuk komunikasi dengan para konsumen yang bisa diakses dari banyak hal misalnya website, blog, dan usaha medsos lain (Facebook, Instagram, WhatsApp, Line, dan sebagainya). Manfaat yang dilakukan teknik dgital marketing sangatlah besar yakni untuk memperkenalkan produk, jasa, perusahaan pelaku usaha ke ranah publik untuk memperkenalkan hingga memasarkan produk yang dijual, sehingga para konsumen menjadi lebih tertarik dari produk yang ditawarkan,” pungkasnya.(HL/Dyfa)

Related posts

Tinjau Ex Pasar Banjarsari, Pemkot Upayakan Penyelesaian Sisi Hukum

Hadi Lempe

Jelang Lebaran, Dinperpa Pantau Keamanan Pangan Pasar Hewan

Hadi Lempe

ACT Pekalongan Gelar Aksi Berbagi Dengan Food Truck

Hadi Lempe

Pasar Banjarsari dan Pasar Senggol Segera Dibangun

Widodo

Serap Masukan Pedagang Ex Pasar Banjarsari, Pemkot Tinjau Pasar Darurat Sorogenen

Hadi Lempe

Dindagkop UKM Kota Pekalongan Bakal Gelar Pelatihan Ekspor Bagi Pelaku UMKM

Hadi Lempe

Leave a Comment