Ragam

Puluhan Pegawai Rutan Jalani Vaksinasi

Kota Pekalongan Garudacitizen Jateng- Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Kota Pekalongan mendukung penuh dalam upaya penanganan Covid-19. Sebanyak 45 orang Pegawai Rutan Kelas II A Kota Pekalongan menerima vaksinasi tahap II dosis pertama bagi petugas pelayanan publik. Pelaksanaan vaksinasi ini difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kota Pekalongan melalui Rumah Sakit Aro yang digelar di Kantor Rutan setempat,Sabtu(27/2/2021).

Kepala Rutan Kelas II A Kota Pekalongan,Anggit Yongki Setiawan mengungkapkan bahwa dari total keseluruhan pegawai Rutan Pekalongan sebanyak 50 orang, 45 orang diantaranya menerima vaksin tahap II dosis pertama hari ini. Sementara,sisanya belum menerima vaksin dikarenakan 2 orang pegawai tengah ditugaskan Bawah Kendali Operasi (BKO) di Lapas Nusakambangan Cilacap, 2 orang pernah terpapar (Penyintas) Covid-19 dan baru selesai menjalankan karantina mandiri,serta 1 orang pegawai sedang cuti melahirkan.

“Jadi kurang lebih ada 45 orang pegawai kami yang menerima suntikan vaksinasi Covid-19 hari ini,termasuk kami juga mengusulkan 5 orang taruna yang sedang magang di kantor Rutan Kelas II A Kota Pekalongan,tutur Anggit.

Dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan, pegawai Rutan yang menerima vaksinasi duduk dengan rapi sembari menantikan nomor urut kehadiran dipanggil oleh petugas pelayanan. Pegawai selaku peserta diwajibkan membawa identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk  (KTP) untuk diverifikasi oleh petugas. Setelah terverifikasi kemudian peserta diarahkan ke meja pemeriksaan fisik dan screening kesehatan. Jika lolos pada tahap tersebut, peserta langsung dapat menuju meja vaksinisasi. Usai divaksin,mereka harus menunggu selama 30 menit untuk mengantisipasi jika terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Menurut Anggit,proses vaksinasi di kalangan pegawai pemasyarakatan ini merupakan bentuk dukungan keikutsertaan menyukseskan Program Vaksinasi yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat sebagai ikhtiar bersama dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. Terlebih,para pegawai Rutan ini intensitas berinteraksi dengan masyarakat (publik) cukup tinggi. Saat menjalani proses vaksinasi,Anggit mengaku mantap saja dan tak merasakan gejala KIPI apapun usai divaksin.

” Dari Kemenkuham RI dan Kanwil Kemenkuham Jawa Tengah juga sudah menginstruksikan agar pegawai pemasyarakatan mendapatkan prioritas vaksin. Dengan menjalani proses vaksinasi ini sangat membantu sekali dimana di tengah Adaptasi Kebiasaan Baru atau era New Normal ini,pegawai Rutan bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kami berharap nantinya para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) juga bisa menerima suntikan dosis vaksin,namun kami masih menunggu surat edaran dan ketersediaan vaksin lebih lanjut,” pungkasnya.

(HL/Sekar)

Related posts

Kegiatan Keagamaan di Tempat Ibadah, Pemkot Instruksikan Perangkat Kelurahan Monitoring

Hadi Lempe

Mulai Senin 7 September Urus IUMK Harus Online

Hadi Lempe

Ormas Bahurekso Gelar Halal Bi Halal

Hadi Lempe

Harganas ke-27, Puskesmas Bendan Dukung Gerakan Sejuta Akseptor

Hadi Lempe

Padat Karya Sasar Pembersihan Selokan Di Wilayah Klego

Hadi Lempe

Pastikan Air Minum Laik, Dinkes Cek Depot Air

Hadi Lempe

Leave a Comment