Seminar Merajut Nusantara, Anggota DPR RI Janjikan Wifi Gratis
Statemen

Seminar Merajut Nusantara, Anggota DPR RI Janjikan Wifi Gratis

Dede Indra Permana, Anggota Komisi I DPR RI. Menggelar kegiatan Seminar Merajut Nusantara dengan tema “Cerdas, Kreatif dan Produktif bersama Internet Sehat”. Bertempat di Hotel Dafam, Kota Pekalongan, Sabtu (7/1/2019).

Kota Pekalongan, GarudaJateng – Anggota Komisi I DPR RI, Dede Indra Permana. Berjanji akan memfasilitasi pendirian rumah pintar di setiap kecamatan yang ada di Kota Pekalongan.

Salah satu fasilitas utama dalam program rumah pintar tersebut, yakni wifi gratis yang dapat diakses seluruh masyarakat secara terbuka. Program tersebut akan diwujudkan bekerja sama dengan Kementrian Kominfo RI mulai tahun depan.

“Sebelum direalisasikan, kami akan terlebih dulu melakukan pendataan kebutuhan di masing-masing kecamatan,” ujar Dede kepada awak media, usai kegiatan Seminar.

Dede menambahkan, internet bagi masyarakat sudah menjadi tuntutan zaman yang harus dipenuhi. Dengan era digital yang terus berkembang, dia ingin masyarakat di tingkat kelurahan dan desa jangan sampai kesulitan mengakses internet.

Internet Menjadi Kebutuhan Primer

“Internet sudah menjadi kebutuhan pokok. Banyak informasi dan wawasan yang bisa diambil dari sana, sehingga kita jangan sampai menjadi penonton saja. Dengan fasilitas internet gratis itu, maka masyarakat akan lebih bebas dan memiliki akses yang mudah untuk berselancar di internet,” jelasnya.

Meski begitu, Dede juga menyoroti maraknya konten negatif maupun tindakan-tindakan negatif yang masih banyak dilakukan di internet.

Mengenai hal tersebut, selain proteksi dari pemerintah dia juga berharap agar masyarakat bisa cerdas memilah informasi dan bijak dalam berinteraksi di dunia maya.

Cerdas dan Bijak Menggunakan Internet

“Ada efek negatif yang ada di internet, itu harus kita tangkap. Konten yang tidak mendidik, adu domba, itu harus dibatasi. Diawali dari diri sendiri dulu, Pemerintah juga sudah memiliki unit sendiri untuk memprotect itu,” katanya.

Plt Kabag Pelayanan Informasi, Biro Humas Kemenkominfo RI, Helmi Fajar Andrianto menambahkan. Mengenai konten negatif internet pemerintah sudah menyiapkan proteksi untuk situs dan konten negatif.

Seminar Merajut Nusantara, Anggota DPR RI Janjikan Wifi Gratis

Namun untuk sebaran isu negatif, hoax, ujaran kebencian, perlu peran serta masyarakat untuk aktif menangkal.

“Untuk konten yang seperti itu, sudah banyak kanal yang dibuka. Baik oleh Kemenkominfo maupun oleh masyarakat sendiri. Laporkan jika ditemui ujaran kebencian, isu hoax maupun konten negatif lain. Masyarakat juga jangan mudah menyebar berita yang belum terverifikasi. Prinsipnya seperti jurnalisme saja, lakukan cek ricek informasi yang diterima, lakukan verifikasi,” jelasnya.

Dia berharap, jangan sampai masyarakat justru menerima mudhorot lebih besar dengan keberadaan internet namun harus menggunakan internet untuk meningkatkan kualitas diri, kualitas ekonomi dan sosial.

“Kami ingin mendorong masyarakat untuk memanfaatkan era digital ini secara lebih produktif,” pungkasnya. (Widodo)

Related posts

PPDB Online Resmi Ditutup, Dindik Buka Jalur Offline Penuhi Daya Tampung Sekolah

Widodo

Babinsa Koramil Wiradesa Berikan Penguatan Karakter di SMA Islam Al Bayan

Widodo

Wujudkan Pemerintahan Bersih Narkoba, ASN Dites Urine

Widodo

Tingkatkan Peran Serta Masyarakat, Damkar Latih Satlakar

Widodo

Humanisme Pembelajaran Matematika

Widodo

Pengembangan Implementasi PPK dan Literasi sebagai Program Wajib

Hadi Lempe

Leave a Comment